Tata Cara Penukaran Uang Rupiah untuk Ramadhan dan Idul Fitri 2025 Melalui Aplikasi PINTAR

Tata Cara Penukaran Uang Rupiah untuk Ramadhan dan Idul Fitri 2025 Melalui Aplikasi PINTAR

BOGORTODAY.COM – Bank Indonesia (BI) telah mengumumkan tata cara penukaran uang rupiah untuk periode Ramadhan dan Idul Fitri 2025, yang akan dilakukan melalui aplikasi PINTAR.

Layanan penukaran uang tahun ini hanya dapat dilakukan secara daring melalui platform berbasis web, yaitu https://pintar.bi.go.id. Hal ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menukarkan uang baru untuk keperluan lebaran.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh masyarakat yang ingin menukarkan uang rupiah baru pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2025:

  1. Mendaftar melalui Aplikasi PINTAR

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengunjungi situs web https://pintar.bi.go.id. Di halaman utama, pilih layanan penukaran uang rupiah melalui kas keliling yang tersedia.

  1. Pilih Provinsi dan Lokasi Penukaran

Setelah masuk ke aplikasi, langkah berikutnya adalah memilih provinsi tempat tinggal dan mencari lokasi kas keliling yang terdekat dengan tempat Anda. Aplikasi PINTAR memungkinkan Anda untuk mencari lokasi penukaran yang paling dekat, sehingga memudahkan akses bagi masyarakat.

  1. Tentukan Tanggal dan Jam Penukaran

Setelah memilih lokasi, Anda akan diminta untuk menentukan tanggal dan jam penukaran yang sesuai dengan ketersediaan layanan kas keliling. Pastikan untuk memilih waktu yang nyaman dan tersedia untuk Anda.

  1. Isi Data Pemesanan
BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Pada tahap ini, Anda perlu mengisi data pemesanan yang diperlukan. Beberapa data yang harus diisi adalah:

  • Nomor KTP
  • Nama lengkap
  • Nomor telepon
  • Alamat email

Setelah itu, tentukan jumlah lembar atau keping uang rupiah yang ingin Anda tukarkan sesuai dengan batas yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia.

  1. Simpan Bukti Pemesanan

Setelah semua langkah di atas selesai, jangan lupa untuk menyimpan bukti pemesanan yang diberikan oleh aplikasi PINTAR. Bukti pemesanan ini wajib dibawa saat melakukan penukaran uang di lokasi kas keliling.

  1. Bawa KTP Asli

Selain bukti pemesanan, Anda juga diharuskan untuk membawa KTP asli (bukan salinan atau scan) atau KTP elektronik saat melakukan penukaran uang. Hal ini untuk memastikan bahwa penukaran dilakukan sesuai dengan data yang valid dan sah.

Periode Pemesanan Penukaran Uang Rupiah

Penukaran uang rupiah untuk periode Ramadhan dan Idul Fitri 2025 dilakukan dalam empat periode pemesanan yang berbeda. Berikut adalah jadwal periode pemesanan dan masa penukaran yang dapat dipilih:

  • Periode I: Pemesanan mulai 3 Maret 2025 pukul 12.00 WIB, untuk penukaran pada 4-9 Maret 2025
  • Periode II: Pemesanan mulai 9 Maret 2025 pukul 09.00 WIB, untuk penukaran pada 10-16 Maret 2025
  • Periode III: Pemesanan mulai 16 Maret 2025 pukul 09.00 WIB, untuk penukaran pada 17-23 Maret 2025
  • Periode IV: Pemesanan mulai 23 Maret 2025 pukul 09.00 WIB, untuk penukaran pada 24-27 Maret 2025
BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

Penukaran Uang Melalui Kas Keliling

Setelah menyelesaikan semua langkah di atas, Anda hanya perlu datang ke lokasi kas keliling yang telah dipilih pada waktu yang telah ditentukan untuk menukarkan uang.

Pastikan untuk membawa semua dokumen yang diperlukan, termasuk bukti pemesanan dan KTP asli.

Dengan adanya layanan ini, Bank Indonesia berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menukarkan uang baru untuk kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025, sekaligus mengurangi antrean panjang dan kerumunan yang dapat terjadi di lokasi-lokasi penukaran uang.

Penukaran uang rupiah untuk periode Ramadhan dan Idul Fitri 2025 dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PINTAR di https://pintar.bi.go.id. Pastikan untuk mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan, dan ingat untuk memilih periode yang sesuai dengan jadwal Anda.

Dengan sistem daring ini, Bank Indonesia berharap penukaran uang rupiah bisa lebih efisien, terorganisir, dan mengurangi kerumunan di lokasi-lokasi penukaran.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================