Perjuangan Mengharukan Ibu Hamil di Desa Ratte: Tandu 15 Kilometer Menuju Puskesmas untuk Melahirkan

Perjuangan Mengharukan Ibu Hamil di Desa Ratte: Tandu 15 Kilometer Menuju Puskesmas untuk Melahirkan

BOGORTODAY.COM – Sebuah peristiwa mengharukan terjadi di Desa Ratte, Kecamatan Tubi Taramanu (Tutar), Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), pada Senin (3/3/2025).

Seorang ibu hamil terpaksa ditandu warga sejauh 15 kilometer menuju Puskesmas Tutar untuk melahirkan, karena kondisi infrastruktur jalan di daerah terpencil tersebut tidak memadai dan proses persalinan normal tidak memungkinkan dilakukan di kampung.

Perjalanan penuh perjuangan ini diabadikan dalam sebuah video oleh akun Facebook Yaqub Hudanasir, yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat seorang ibu hamil dengan wajah pucat duduk di atas kursi plastik yang dimodifikasi untuk kenyamanan selama perjalanan panjang menuju puskesmas.

“Warga Ratte, Kecamatan Tutar Polman kembali gotong-royong menandu seorang ibu hamil yang akan melahirkan menuju rumah sakit. Penanda Indonesia belum merdeka seluruhnya.

Tabe, semoga pemangku kebijakan diberi kemampuan menyelesaikan ketertinggalan di Desa Ratte, Kecamatan Tutar,” tulis Yaqub dalam keterangan video yang mengundang perhatian banyak warganet.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Perjalanan menuju Puskesmas Tutar membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 8 jam karena medan jalan yang terjal dan sulit. Warga bahkan terpaksa menyeberangi sungai dan berbuka puasa saat memasuki hutan belantara.

Di tengah perjuangan tersebut, Yaqub mengungkapkan bahwa mereka mengucapkan selamat berbuka puasa, berharap pahala yang melimpah atas usaha mereka.

“Selamat berbuka puasa, kita dalam perjalanan menuju puskesmas untuk menandu ibu hamil yang ingin melahirkan karena tidak memungkinkan melahirkan normal di kampung. Insya Allah mendapat pahala yang melimpah,” ucap Yaqub dalam video tersebut.

Lebih menyentuh lagi, perjalanan semakin berat ketika bidan yang ikut serta dalam perjalanan juga tidak sadarkan diri akibat kondisi perjalanan yang sangat melelahkan.

“Bidan yang ikut dalam perjalanan ini bahkan tidak sadarkan diri di tengah perjalanan. Semoga berkah pengabdiannya,” kata Yaqub, menambahkan betapa beratnya perjuangan tersebut.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Yaqub sendiri mengaku tidak mengingat dengan pasti berapa lama waktu yang ditempuh, namun perjalanan dimulai sekitar siang hari dan baru tiba di rumah sakit pada pukul 10 malam.

“Kalau ditandu jalan kaki itu 15 km lebih, kemudian dijemput ambulans. Berapa jam agak lupa, tapi berangkatnya itu jelang siang dan tiba di rumah sakit persalinan jam 10 malam,” ujarnya.

Video tersebut kini telah ditonton dan dibagikan ribuan kali oleh warganet yang terharu dengan perjuangan warga desa tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa ibu hamil tersebut kini dalam kondisi sehat dan telah melahirkan bayinya dengan selamat.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pembangunan infrastruktur yang lebih baik, terutama di daerah terpencil, untuk memudahkan akses layanan kesehatan dan mempercepat proses pertolongan dalam situasi darurat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================