BOGORTODAY.COM – SMAIT Bina Bangsa Sejahtera (BBS) kembali menggelar acara seminar yang bertajuk “Kesetaraan Gender, Iklim Pendidikan Inklusif, dan Kebhinekaan Global dalam Perspektif Islam” di Aula Serba Guna, Jumat (11/04/2025).
Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya kesetaraan gender, pendidikan inklusif, dan kebhinekaan global dalam konteks Islam.
Acara seminar ini dihadiri oleh siswa-siswi SMAIT BBS, guru, dan tamu undangan lainnya. Narasumber yang dihadirkan adalah KH. Abu Yusuf (Ust. Uki), seorang ulama dan ahli di bidang pendidikan dan kesetaraan gender.
Dalam paparannya, Ust. Uki menjelaskan bahwa kesetaraan gender adalah hak dasar yang harus dipenuhi dalam pendidikan. “Pendidikan inklusif adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang adil dan setara,” ujarnya.
Selain itu, seminar ini juga membahas tentang pentingnya kebhinekaan global dalam perspektif Islam. “Islam mengajarkan kita untuk hidup berdampingan dengan damai dan menghormati perbedaan,” tambah Ust. Uki.
Ust. Uki juga menekankan pentingnya pendidikan yang berwawasan kebangsaan dan global. “Pendidikan harus mampu membentuk siswa yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan kemampuan untuk berinteraksi dengan masyarakat global,” ujarnya.
Siswa-siswi SMAIT BBS sangat antusias mengikuti seminar ini. “Saya sangat senang bisa mengikuti seminar ini. Saya jadi lebih paham tentang pentingnya kesetaraan gender dan pendidikan inklusif,” ujar Syifa.
Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang kesetaraan gender, pendidikan inklusif, dan kebhinekaan global dalam perspektif Islam. Dengan demikian, siswa-siswi SMAIT BBS dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat.
Di tempat terpisah Pemerhati Pendidikan dan Aktivis Pendidikan Heru B Setyawan mengapresiasi dengan seminar ini. ”SMAIT BBS termasuk sekolah yang maju di Kota Bogor, terbukti dengan prestasi sepakbola, futsal dan bola tangan yang sudah mencapai tingkat nasional, juga lulusannya banyak yang diterima di PTN serta berciri religius,” ujar Pahe begitu nama akrabnya kepada Bogor Today.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















