Kecelakaan Maut di Juwiring Klaten, Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Sedan

Kecelakaan Maut di Juwiring Klaten, Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Sedan

BOGORTODAY.COM Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Juwiring–Pasar Tanjung, tepatnya di Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Kamis (1/5) sekitar pukul 14.00 WIB.

Insiden ini melibatkan sebuah mobil sedan Toyota Soluna bernomor polisi AE 1696 RZ dan sepeda motor Honda Scoopy dengan pelat AD 4507 MV.

Menurut keterangan saksi mata, Warsiti, warga sekitar, kecelakaan terjadi sangat cepat dan mengagetkan warga.

“Kejadiannya sekitar jam dua siang. Saya cuma dengar suara ‘duerr!’ Ternyata mobil nabrak pohon dan terguling. Saya lihat ternyata ada motor juga yang terlibat,” ujarnya kepada awak media.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Mobil sedan mengalami kerusakan parah di bagian depan setelah menabrak pohon dan terguling. Sementara itu, sepeda motor Honda Scoopy ringsek di bagian depan dan sisi kiri akibat benturan keras.

Pengendara motor, AS (49), warga Desa Kenaiban, sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Delanggu dalam kondisi luka parah di bagian kepala. Namun, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Sementara itu, pengemudi sedan selamat dan hanya mengalami luka ringan. “Benar, korban pemotor meninggal setelah sempat mendapat perawatan,” jelas Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim.

BACA JUGA :  Uban Muncul di Usia Muda? Ini Berbagai Faktor yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Anggota Sat Lantas Polres Klaten Pos 03 Karang Delanggu, Bripka Anang Bangun, menjelaskan bahwa sedan melaju dari arah barat ke timur, sedangkan sepeda motor datang dari arah sebaliknya.

“Sesampainya di lokasi kejadian, terjadi tabrakan. Mobil menabrak pohon dan terguling,” terang Anang.

Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh pihak kepolisian, dan mobil sedan dievakuasi menggunakan derek.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, namun petugas menduga ada faktor kelalaian atau kurangnya konsentrasi dalam berkendara.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================