
BOGORTODAY.COM – Hanya berselang sehari setelah insiden memilukan di Jalan Raya Gerik-Jeli, Perak, Malaysia, seekor gajah dewasa terekam muncul di lokasi yang sama.
Warganet meyakini gajah tersebut adalah induk dari anak gajah yang tewas akibat tertabrak truk tronton pada Rabu (14/5/2025) pagi.
Video kemunculan gajah itu menyebar luas di media sosial, salah satunya dibagikan akun TikTok @WafiyZulkhairi. Ia mengklaim melihat gajah itu berjalan sendirian di lokasi kecelakaan pada Kamis pagi (15/5), dan meyakini hewan itu adalah sang induk yang masih mencari anaknya.
“Saya melihat induk gajah saat melintasi Gerik-Jeli pagi ini. Gajah itu masih mencari anaknya yang mati kemarin pagi,” tulis Wafiy dalam unggahannya.
“Sungguh memilukan. Naluri seorang ibu tak pernah hilang. Dia masih menunggu, meskipun anaknya tak akan kembali.”
Kisah Pilu Sang Induk
Tragedi ini menyayat hati publik. Sehari sebelumnya, seekor anak gajah berusia lima tahun tertabrak hingga tewas oleh truk besar.
Video yang beredar menunjukkan induk gajah menolak meninggalkan lokasi, bahkan menyandarkan kepalanya di bagian truk yang menabrak anaknya.
Ia tampak enggan kembali ke hutan, seolah menjaga jasad anaknya yang terbujur kaku di pinggir jalan. Pemandangan ini meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang.
Kemunculan gajah dewasa sehari setelahnya kembali menggugah emosi netizen.
“Induk gajah itu berjalan mondar-mandir mencari anaknya. Saya sedih sekali. Tak sanggup melihatnya,” ujar akun TikTok @Mohdzulkilfi.
“Mungkin dia pikir anaknya masih hidup karena tidak sempat melihatnya untuk terakhir kali,” timpal @dilarofaee.
Pejabat Konservasi: “Belum Bisa Dipastikan”
Meski publik meyakini gajah tersebut adalah sang induk, pihak berwenang belum dapat mengonfirmasi hal tersebut.
Direktur Perlindungan Satwa Liar dan Taman Nasional Perak, Yusoff Shariff, menjelaskan bahwa secara etologis, gajah betina tidak biasa berjalan sendiri.
“Biasanya, gajah betina selalu bersama kawanannya. Gajah yang terlihat sendirian justru umumnya adalah gajah jantan,” ujar Yusoff.
Menurutnya, induk gajah yang kehilangan anaknya kemungkinan telah kembali ke hutan untuk bergabung kembali dengan kelompoknya.
Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan bahwa sang induk bisa kembali ke lokasi kejadian dalam waktu satu atau dua bulan ke depan.
Tragedi yang Mengingatkan Kita Akan Dampak Jalan Raya Terhadap Satwa Liar
Tragedi ini menjadi pengingat keras akan konflik antara pembangunan infrastruktur dan habitat satwa liar.
Jalan Raya Gerik-Jeli dikenal sebagai jalur yang kerap dilintasi kawanan gajah di kawasan hutan semenanjung Malaysia.
Para aktivis lingkungan kembali menyerukan perlunya sistem peringatan atau jembatan satwa untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Kisah ini tak hanya menyentuh hati, tapi juga membuka mata kita tentang pentingnya perlindungan habitat satwa. Naluri seekor ibu—meski ia seekor gajah—ternyata tak berbeda jauh dari manusia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















