Perumda PPJ Kota Bogor Gandeng BRI, Cegah Pinjol Ilegal untuk Pedagang Pasar

Perumda PPJ Gandeng BRI, Cegah Pinjol Ilegal untuk Pedagang Pasar
Foto. Instagram Perumda Pasar Pakuan Jaya

BOGORTODAY.COM — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjalin kerja sama strategis untuk mencegah pedagang pasar di Kota Bogor terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PPJ dan BRI di Jakarta.

Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, mengungkapkan masih banyak pedagang yang menggunakan pinjol ilegal untuk mengatasi tekanan ekonomi.

Menurutnya, kehadiran agen BRILink dapat menjadi alternatif yang lebih aman karena menyediakan fasilitas pinjaman resmi jangka pendek

“Agen BRILink ini bisa menggantikan pinjol ilegal dengan fasilitas pinjaman resmi jangka pendek yang jauh lebih aman,” ujar Jenal, Selasa (20/5/2025).

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Melalui kerja sama ini, 14 pasar yang dikelola PPJ akan didorong untuk mengadopsi transaksi non-tunai menggunakan QRIS BRI serta mendorong seluruh pedagang memiliki rekening BRI agar dapat memanfaatkan layanan BRImo.

Jenal menambahkan, akses keuangan yang  lebih baik memungkinkan pedagang memiliki kios secara mandiri. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya kerja sama ini.

“MoU hari ini mudah-mudahan menjadi batu loncatan untuk mengembangkan perusahaan kami menjadi lebih baik,” tutup Jenal.

Jenal berharap kerja sama ini dapat meningkatkan keterisian kios dan los di pasar serta memperluas akses permodalan bagi pedagang.

“Mudah-mudahan dengan adanya MoU antara PPJ dengan Bank BRI ini bisa memudahkan kami tidak hanya dalam meningkatkan keterisian kios dan los, tetapi juga memberikan kemudahan akses keuangan bagi para pedagang,” katanya.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Sementara itu, Micro Business Area Manager Bodebek Regional Office Jakarta 2 Region 7, Setyo Agung Yulianto, menegaskan komitmen BRI untuk memberikan layanan keuangan yang mudah dijangkau pedagang kecil.

Ia mencontohkan pasar di bawah pengelolaan PPJ, seperti Pasar Jambu Dua, sebagai model yang dapat dikembangkan.

“Pasar itu fondasi perekonomian nasional. Jika pasar tradisional kuat, maka ekonomi nasional juga ikut bergerak,” kata Setyo.

Setyo juga menyampaikan, dengan hadirnya agen BRILink di pasar, pedagang bisa lebih mudah melakukan berbagai transaksi, mulai dari tarik tunai hingga pembayaran listrik.***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================