BOGORTODAY.COM — Kecanduan judi online (judol) kembali memakan korban. Seorang warga di Kabupaten Bogor bagian barat, harus menanggung dampak ekonomi dan psikologis yang berat akibat terjerat praktik perjudian daring yang marak belakangan ini.
Pria berinisial DK (41) kini terlilit utang mencapai lebih dari Rp30 juta akibat kekalahannya di berbagai situs judi online. Tak hanya kehilangan uang, dua unit sepeda motor miliknya juga habis dijual demi menutup kerugian.
Lebih memprihatinkan, rumah yang ditempati bersama keluarganya kini terancam disita oleh pihak bank karena cicilan kredit yang menunggak.
“Saya awalnya cuma iseng, cuma Rp50 ribu. Tapi lama-lama makin besar karena saya yakin bisa menang balik. Tapi ternyata makin dalam,” ujar DK saat ditemui di warung Kopi, Senin (16/6/2025).
Kondisi keuangan yang semakin terpuruk berdampak pada kehidupan keluarganya. Istri DK dikabarkan sempat membawa anak-anaknya pulang ke rumah orang tua karena tekanan ekonomi dan mental yang berat.
Selain itu, DK juga menghadapi ancaman pemecatan dari tempatnya bekerja karena performa kerja yang menurun drastis.
“Baru hari ini istri saya pulang ke rumah orang tuanya dan anak saya juga dibawa,” katanya.
Dia mengatakan baru menyadari kesalahannya setelah berbagai persoalan mulai dari persoalan rumah tangga hingga terlilit hutang.
“Dulu sudah pernah kayak gini dan sempat berjanji kepada keluarga bahwa tidak akan main judol lagi, tapi tetap saja terjerumus lagi main judol,” katanya.
Dia mengaku bahwa bermain judi online telah merenggut kebahagiaan keluarganya.
“Setelah semuanya hancur saya baru sadar bahwa semua itu salah. Saya menceritakan ini agar menjadi pelajaran bagi orang lain untuk tidak tergiur judi online,” katanya
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















