Asal-usul Nama Kapal Patroli Cepat ‘Marhum Pekan’ Milik Polda Riau

Marhum Pekan
Polda Riau meresmikan Kapal Patroli Cepat Marhum Pekan untuk meningkatkan keamanan dan pelayanan terhadap masyarakat di pesisir sungai. (Foto: dok. Polda Riau)

BOGORTODAY.COM, PEKANBARUPolda Riau meresmikan sebuah Kapal Patroli Cepat dengan nama Marhum Pekan, yang bertujuan untuk memperkuat sistem keamanan di kawasan pesisir. Penamaan kapal ini merupakan usulan dan pemberian dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau sebagai bentuk penghormatan kepada Marhum Pekan, tokoh yang dikenal sebagai pendiri wilayah Senapelan, cikal bakal Kota Pekanbaru saat ini.

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, pada peresmian yang digelar Senin (23/6/2025), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya LAM Riau atas pemberian nama tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ketika pertama kali tiba di Riau usai dilantik, dirinya langsung menunaikan salat Dzuhur di Masjid Raya Senapelan, yang berada di dekat makam Marhum Pekan.

BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

“Saya berdoa dan memohon restu kepada Allah, dan juga kepada beliau, tokoh yang membangun Pekanbaru dengan semangat sebagai pelopor kebaikan untuk masyarakat,” ungkap Herry.

Ia melihat sosok Marhum Pekan sebagai pejuang yang berada di garis depan dalam melawan kolonial Belanda di wilayah Pekanbaru. Karena itulah, figur Marhum Pekan dinilai layak dijadikan teladan oleh masyarakat kota.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Lebih lanjut, Kapolda berharap kapal cepat ini dapat memberikan respons tanggap terhadap laporan-laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan tindak pidana. Tak hanya itu, kapal ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menjangkau dan membantu warga yang tinggal di sepanjang Sungai Siak, termasuk dalam bentuk penyaluran bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Kapal ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial seperti pelatihan peningkatan kapasitas, kerja sama dengan dinas kesehatan, pendidikan, hingga pendampingan oleh tenaga medis,” tambahnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================