Strategi Baru TikTok di AS Terkuak, Donald Trump Terkecoh

TikTok
Foto: TikTok. (REUTERS)

BOGORTODAY.COMTikTok dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi versi baru khusus untuk pengguna Amerika Serikat guna mengantisipasi tekanan pemerintah AS Donald Trump terkait penjualan platform tersebut. Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya strategis menyusul kebijakan pemerintah yang mengharuskan ByteDance perusahaan asal China pemilik TikTok untuk menjual aset TikTok di AS ke pihak non-Tiongkok.

Aturan yang mewajibkan penjualan itu pertama kali diberlakukan pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden, dengan ancaman pemblokiran aplikasi bila tidak ada kepemilikan baru. Sementara tenggat semula ditetapkan pada Februari 2025, Donald Trump yang kini kembali menjabat sebagai Presiden AS, berkali-kali menunda batas waktu pemblokiran.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Menurut laporan dari Reuters yang mengutip The Information, TikTok saat ini tengah menyiapkan aplikasi terpisah yang dirancang khusus bagi pasar AS sebagai skenario cadangan jika proses penjualan tidak berjalan mulus.

Menariknya, pengembangan aplikasi baru ini muncul tak lama setelah Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan pihak China segera dimulai dan bahwa kesepakatan penjualan TikTok sudah hampir rampung.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

“Saya pikir kita akan mulai Senin atau Selasa … berbicara dengan China, mungkin Presiden Xi atau salah satu perwakilannya, tetapi kita akan cukup banyak memiliki kesepakatan,” kata Trump, Sabtu (5/7/2025).

Trump juga menyebut bahwa pihak pembeli sudah ada, dan digambarkan sebagai kelompok orang berpengaruh dan sangat kaya. Ia menyatakan akan mengungkap identitas pembeli dalam waktu dua pekan ke depan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================