Ditemukan Setelah 3.000 Tahun: Pedang Ramses II Bersinar di Tengah Reruntuhan Militer Kuno Mesir

Ditemukan Setelah 3.000 Tahun: Pedang Ramses II Bersinar di Tengah Reruntuhan Militer Kuno Mesir. (Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir)

BOGORTODAY.COM – Sekelompok arkeolog Mesir baru-baru ini mengungkap penemuan luar biasa di Provinsi Beheira, Mesir.

Dalam penggalian yang dilakukan di situs kuno Tell Al-Abqain, tim arkeolog berhasil menemukan pedang perunggu milik Ramses II, salah satu firaun paling terkenal dalam sejarah Mesir Kuno.

Pedang tersebut, meski telah terkubur selama lebih dari 3.000 tahun, masih menunjukkan kilauan logam yang menakjubkan, seakan belum kehilangan pamornya sejak zaman keemasan Mesir Kuno.

Warisan Ramses II yang Terkubur

Dikutip dari Interesting Engineering dan Popular Science, pedang ikonik itu ditemukan di antara reruntuhan barak militer yang dulunya berfungsi sebagai benteng strategis pertahanan Mesir Kuno terhadap ancaman dari suku Libya dan bangsa laut.

Lokasi ini terletak di distrik Hosh Issa, Beheira, tak jauh dari Alexandria di wilayah timur laut Mesir.

Yang membuat penemuan ini lebih penting adalah keberadaan cartouche—ukiran hieroglif berbentuk oval berisi nama kerajaan Ramses II—pada permukaan pedang.

Ini menjadi bukti autentik bahwa pedang tersebut benar-benar berasal dari era pemerintahan Ramses II, atau yang juga dikenal sebagai Ramses Agung, yang berkuasa antara tahun 1279–1213 SM.

BACA JUGA :  7 Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Kemandirian Anak

Benteng Al-Abqain: Harta Karun Militer Kuno

Benteng Tell Al-Abqain bukan hanya tempat ditemukan pedang legendaris, tetapi juga menyimpan banyak artefak lainnya yang menggambarkan kehidupan militer Mesir kuno. Di lokasi yang dulunya menjadi barak dan gudang militer ini, arkeolog juga menemukan:

  • Lumbung besar dan ruang penyimpanan
  • Toples penyimpanan keramik dan gading
  • Manik-manik akik merah dan biru
  • Jimat pelindung
  • Panci masak dan potongan tembikar berisi tulang hewan dan ikan

Menurut Dr. Ahmed Saeed El-Kharadly yang memimpin tim penggalian, lokasi tersebut berfungsi penuh sebagai pusat logistik dan militer, lengkap dengan perbekalan, makanan, hingga senjata bagi pasukan Mesir kuno yang ditugaskan di wilayah perbatasan barat laut.

Ramses II: Firaun Perang dan Pelindung Budaya

Ramses II dikenal sebagai salah satu firaun terbesar dalam sejarah Mesir. Ia memperluas kekuasaan hingga ke wilayah yang kini dikenal sebagai Suriah dan Sudan, dan membangun reputasi sebagai pemimpin militer sekaligus pelindung seni dan budaya.

Benteng Al-Abqain adalah saksi bisu bagaimana Ramses II membangun kekuatan militer untuk mempertahankan negaranya dari serangan luar.

BACA JUGA :  4 Bulan Kelahiran yang Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul, Apakah Kamu Salah Satunya?

Namun di sisi lain, era kepemimpinannya juga ditandai dengan perkembangan pesat arsitektur, patung, dan peninggalan budaya.

Penemuan Arkeologi Lainnya yang Terkait Ramses II

Penemuan pedang ini menambah daftar panjang penemuan penting yang berkaitan dengan Ramses II dalam beberapa tahun terakhir:

  • 2017: Ditemukannya kuil yang didedikasikan untuk Ramses II di Badrashin, Giza.
  • 2024: Para arkeolog menemukan lebih dari 2.000 kepala domba jantan di kuil tersebut, sebagai bentuk penghormatan spiritual.
  • Awal 2025: Ditemukan bagian atas patung kolosal Ramses II di dekat Hermopolis, setinggi 3,8 meter, mengenakan mahkota ganda Mesir dan hiasan kepala kobra kerajaan.

Penemuan pedang perunggu milik Ramses II di Tell Al-Abqain bukan sekadar pencapaian arkeologi biasa.

Ini adalah jendela ke masa lalu, yang memperlihatkan bagaimana kejayaan militer dan budaya Mesir kuno berpadu di bawah kepemimpinan seorang firaun legendaris.

Pedang yang masih berkilau meski tertanam selama ribuan tahun, kini menjadi simbol kejayaan peradaban yang tak lekang oleh waktu.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================