
BOGORTODAY.COM – Ketegangan kembali memanas di Timur Tengah setelah dua orang tewas dalam serangan udara yang menghantam wilayah dekat kota Tripoli, Lebanon, Selasa (8/7/2025) waktu setempat.
Serangan ini dilakukan oleh militer Israel, yang mengklaim menargetkan seorang militan penting dari Hamas, kelompok yang menjadi sekutu Hizbullah di Lebanon.
Serangan tersebut menjadi yang pertama kali terjadi di wilayah utara Lebanon sejak kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah diberlakukan pada November tahun lalu.
Konfirmasi dari Berbagai Pihak
Militer Israel, melalui pernyataan resmi yang dilansir AFP, mengakui telah melancarkan serangan udara di sekitar Tripoli.
Mereka menyebut targetnya adalah “seorang teroris kunci Hamas”, namun tidak mengungkap detail lebih lanjut mengenai identitas korban.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon dalam keterangan resminya menyatakan bahwa serangan itu menghantam sebuah kendaraan di dekat kamp pengungsi Palestina, menyebabkan dua orang tewas dan tiga lainnya luka-luka.
Serangan di Tengah Perundingan Damai
Ironisnya, serangan ini terjadi di saat perundingan gencatan senjata antara Israel dan Hamas sedang berlangsung di Qatar, menambah kompleksitas proses diplomatik yang sedang dijalankan untuk menghentikan konflik berkepanjangan di Gaza dan sekitarnya.
Tak hanya itu, serangan ini juga berlangsung sehari setelah lima tentara Israel tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza, menjadikannya sebagai salah satu hari paling mematikan bagi pasukan Israel sepanjang 2025.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















