Hujan Deras Sebabkan Tembok Sekolah MAN 1 Kota Bogor Ambruk

Petugas BPBD Kota Bogor melakukan pengecekan di lokasi robohnya tembok depan MAN 1 Kota Bogor di Jalan Terapi Raya, usai diguyur hujan deras, pada Rabu (9/7/2025) sore. (Dok. BPBD)

BOGORTODAY.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor, pada Rabu (9/7/2025) sore menyebabkan tembok depan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bogor di Jalan Terapi Raya No.02, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, ambruk.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan tembok sepanjang 30 meter dengan tinggi 3 meter roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa selain cuaca ekstrem, kondisi tembok yang sudah lapuk turut menjadi faktor penyebab.

“Benar, kejadian ini disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, ditambah dengan kondisi tembok yang sudah lapuk. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini,” ujar Dimas Tiko, Rabu malam.

BACA JUGA :  Peringati HJB 544, Pengcab IMI Kabupaten Bogor Ajak Ratusan Peserta Telusuri Jejak Ipik Gandamana

BPBD Kota Bogor menerima laporan dari warga sekitar melalui media sosial sekitar pukul 16.30 WIB. Tak lama berselang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana BPBD Kota Bogor langsung bergerak ke lokasi kejadian.

“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.35 WIB dan segera melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, dan RT/RW setempat,” jelas Dimas.

Saat ini, BPBD bersama unsur terkait tengah menyiapkan proses evakuasi material tembok yang ambruk agar tidak mengganggu aktivitas sekolah dan lingkungan sekitar. Penanganan turut melibatkan aparat kelurahan dan pihak sekolah MAN 1 Kota Bogor.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah evakuasi material tembok agar tidak mengganggu aktivitas di sekitar sekolah,” tambahnya.

Dimas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di musim penghujan serta segera melaporkan jika terjadi peristiwa serupa.

“Kesigapan masyarakat dalam melaporkan kejadian sangat penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================