BPS Kota Bogor Siapkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 245 Petugas

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat menerima Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor di ruang kerjanya, pada Senin (14/7/2025). (Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor akan melaksanakan Sensus Ekonomi pada tahun 2026. Hal ini disampaikan Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, saat bertemu dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, pada Senin (14/7/2025).

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Dedie Rachim menyambut baik rencana pelaksanaan sensus ekonomi dan menyampaikan apresiasinya. Ia berharap hasil sensus dapat dibagikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

“Saya berharap ini menjadi data dasar yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan. Sensus harus dilakukan secara akurat agar intervensi kebijakan bisa tepat sasaran, baik dari sisi target, orang, maupun angka,” ujar Dedie.

Sementara itu, Gandari menjelaskan bahwa sensus ekonomi akan digelar serentak di seluruh Indonesia sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997, yang mengatur pelaksanaan sensus setiap 10 tahun sekali. Sensus ekonomi termasuk yang termuda, karena baru akan dilaksanakan untuk kelima kalinya.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Gandari menyebut, sensus akan mencakup 17 kategori usaha, meskipun tiga kategori di antaranya tidak akan didata. Fokus utama adalah menyusun direktori seluruh pelaku usaha dari skala mikro hingga besar beserta karakteristik usaha, jumlah omzet, profil pengusaha, serta aspek ekonomi digital.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================