Trump Klaim Indonesia Setuju Beli Produk AS Senilai Rp 321 Triliun 

Trump
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sebut Indonesia akan beli energi dan produk pertanian AS dalam jumlah besar. (WIKIMEDIA COMMONS/GAGE SKIDMORE)

BOGORTODAY.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Indonesia telah menyepakati pembelian produk energi dan pertanian dari Amerika Serikat dengan total nilai mencapai 19,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 321,75 triliun (mengacu pada kurs Rp 16.500 per dolar).

Pernyataan ini disampaikannya melalui unggahan di platform media sosial pribadinya, Truth Social.

Menurut Trump, pembelian tersebut terdiri dari 15 miliar dollar AS untuk sektor energi dan 4,5 miliar dollar AS untuk produk pertanian.

Ia menilai kesepakatan ini sebagai bagian awal dari perjanjian dagang antara kedua negara, yang juga mencakup penyesuaian tarif impor. 

Dalam keterangan resmi yang dilansir CNBC pada Rabu (16/7/2025), Trump menjelaskan bahwa pemerintahnya telah menyetujui penurunan tarif impor menjadi 19 persen untuk barang-barang dari Indonesia.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tarif sebelumnya yang sempat mencapai 32 persen pada April dan Juli 2025. 

Sementara itu, produk asal Amerika Serikat disebut akan dibebaskan dari bea masuk saat memasuki pasar Indonesia.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

“Kami tidak akan membayar tarif apa pun. Jadi sekarang kami memiliki akses ke Indonesia, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah kami dapatkan,” ujar Trump.

Ia menambahkan bahwa penghapusan tarif ini adalah poin terpenting dalam perjanjian tersebut, di samping kewajiban Indonesia membayar tarif sebesar 19 persen untuk barang yang masuk ke AS. 

Trump juga menyebutkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana membeli 50 unit pesawat Boeing 777 dari Amerika Serikat.

Pernyataan ini muncul di tengah kabar bahwa maskapai Garuda Indonesia tengah mengevaluasi kemungkinan pembelian antara 50 hingga 75 unit pesawat Boeing. 

Dari pihak Amerika Serikat, Menteri Perdagangan Howard Lutnick menyatakan bahwa dalam kesepakatan ini Indonesia juga akan menghapus tarif untuk produk asal AS. “Tidak ada tarif untuk produk kami di sana.

Sebaliknya, mereka akan tetap membayar tarif untuk barang-barang mereka yang masuk ke sini,” ucap Lutnick. 

Menurut data dari Departemen Perdagangan AS, Indonesia termasuk dalam jajaran 25 mitra dagang utama Amerika.

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Pada tahun 2024, total nilai perdagangan antara kedua negara mencapai lebih dari 38 miliar dollar AS atau sekitar Rp 627 triliun.

Namun, Amerika Serikat masih mencatat defisit perdagangan dengan Indonesia sebesar 17,9 miliar dollar AS atau setara Rp 295,35 triliun. 

Trump mengklaim bahwa kesepakatan perdagangan ini merupakan hasil dari komunikasi langsung dengan Presiden Prabowo.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Selasa (15/7/2025), yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi White House, Trump menyebut Prabowo sebagai sosok yang hebat, populer, kuat, dan cerdas.

“Saya berbicara langsung dengan presiden mereka, dan dari situ tercipta kesepakatan ini. Kami sekarang memiliki akses penuh ke Indonesia,” ujarnya. 

Namun, hingga kini belum ada kejelasan apakah percakapan antara Trump dan Prabowo dilakukan secara langsung, melalui telepon, atau lewat video konferensi.(mg2) 

Sumber: kompas.com 

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel  

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================