
BOGORTODAY.COM – Kelompok Kerja (Pokja) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Sukajaya menggelar kegiatan edukatif bertajuk ‘Sadar Financial’ yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan generasi muda serta mengedukasi bahaya pinjaman online ilegal (pinjol) dan praktik rentenir.
Kegiatan ini digelar di Aula Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Selasa (29/7/2025), dan dihadiri, Sekcam Sukajaya, Kapospol Sukajaya, Danpos Sukajaya, peserta dari pelajar dan organisasi kepemudaan (OKP).
Ketua Pokja KNPI Sukajaya, Fifih Murtafiah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan respon atas maraknya tawaran pinjaman online ilegal dan tingginya angka utang konsumtif di masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Kami tim Pokja melihat maraknya tawaran pinjol ilegal dan utang konsumtif dari lembaga keuangan konvensional menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi keluarga dan masyarakat. Ini lah alasan mengapa tema ini kami pilih,” ujar Fifih Muftafiah kepada Bogortoday.
Menurutnya, rendahnya literasi keuangan menjadi penyebab utama masyarakat terjebak dalam utang berbunga tinggi dan praktik keuangan yang merugikan. Oleh karena itu, Pokja KNPI berinisiatif menghadirkan pelatihan yang bertujuan membekali para pemuda dan masyarakat dengan pengetahuan mengelola keuangan secara bijak.
Fifih juga mengatakan, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Pokja KNPI Kabupaten Bogor yang memberikan materi interaktif mengenai bahaya pinjol ilegal, praktik rentenir modern, serta pentingnya perencanaan keuangan pribadi dan keluarga.
“Ada beberapa bahwa materi yang disampaikan tersebut sangat relevan dengan kondisi sehari-hari, dan banyak juga peserta yang mengusulkan kegiatan ini dilanjutkan untuk disampaikan kepada masyarakat,” kata Fifih.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Beberapa pelajar bahkan mengusulkan agar kegiatan seperti ini terus dilanjutkan secara berkala. Materi yang disampaikan dinilai sangat relevan dengan kondisi kehidupan sehari-hari, terutama di tengah gempuran tawaran pinjaman instan berbunga tinggi.
“Alhamdulillah, respon peserta sangat baik. Mereka aktif berdiskusi dan menyampaikan bahwa materi ini sangat berguna dan menyentuh realita yang mereka hadapi,” tambah Fifih.
Ke depan, Pokja KNPI Sukajaya berencana memperluas jangkauan kegiatan edukasi ini ke sekolah-sekolah, majelis taklim ibu-ibu, dan membentuk komunitas bebas pinjol dan rentenir, sebagai langkah nyata mendorong masyarakat yang lebih melek finansial.
“Insya Allah kami tidak akan berhenti dalam satu pelatihan saja, kedepan kami berharap bisa mengembangkan kegiatan ini ke kegiatan lanjutan. Seperti edukasi ke sekolah,” pungkasnya.
Bagi HalamanWartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















