Pedagang Musiman Bendera Merah Putih di Bogor Terpukul Lesunya Minat Pembeli

Merah Putih
Pedagang musiman bendera dan pernak-pernik HUT ke-80 RI menunggu pembeli di lapaknya di pinggir Jalan Raya Mercedes-Benz, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/8/2025). Foto : CR4.

BOGORTODAY.COM – Menjelang Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, nuansa merah putih mulai menghiasi pinggir jalan, pertokoan, hingga gapura perumahan. Namun, di balik semarak yang mulai terasa, tak semua pelaku usaha menyambut Agustus dengan senyum lega. Beberapa justru menahan napas, berharap peruntungan berubah dalam hitungan hari.

Di tepi Jalan Raya Mercedes-Benz, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat deretan lapak pedagang bendera berdiri berjajar. Kain-kain merah putih berkibar ditiup angin, namun tak banyak kendaraan yang berhenti. Di salah satu lapak, Chandra (35), duduk termenung di antara gulungan umbul-umbul dan bendera merah putih yang belum terjual.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

“Kalau tahun kemarin awal bulan sudah ramai, sekarang sepi banget. Pembeli datangnya jarang-jarang, paling cuma lihat-lihat,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Chandra bukan orang baru dalam dunia bendera musiman. Sudah tujuh tahun ia menggantungkan rezeki dari momen Agustusan. Namun, tahun ini, menurutnya, suasananya berbeda. Ia menduga cuaca dan kondisi ekonomi menjadi alasan warga belum antusias menghias lingkungan.

BACA JUGA :  Resep Bolu Gula Merah Kukus Tanpa Telur, Lembut, Manis, dan Mekar Sempurna

“Mungkin orang nunggu dekat hari H baru belanja. Bisa juga karena hujan sering turun, jadi belum ada yang pasang dekorasi,” katanya.

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================