Cerita Kades Endang Beberkan Kronologi Longsor Menimpa Pegawai Pemkot Bogor di TPA Galuga 

Kades Endang Sujana Desa Galuga
Kepala Desa Galuga, Endang Sujana menceritakan detik-detik kronologi longsor yang menewaskan seorang pegawai berdikasi bernama Agus Haris Mulyana. (Dok :Ilham Ariyansyah -Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Kepala Desa Galuga, Endang Sujana menceritakan detik-detik kronologi longsor yang menewaskan seorang pegawai berdikasi bernama Agus Haris Mulyana.

Agus Haris Mulyana merupakan seorang operator alat berat yang menjadi korban meninggal dunia. Akibat tertimbun longsoran sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Senin (11/8/2025) pagi tadi.

Kepala Desa Galuga, Endang Sujana mengatakan bahwa saat terjadinya longsor di TPAS Galuga sekitar pukul 08:30 WIB.

“Korban atas nama Agus yang merupakan operator doser terbaik dan bertugas di DLH Kota Bogor,” ujarnya kepada Pakar, pada Senin (11/08/25).

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

Menurutnya, korban saat itu tengah menggubakan alat berat untuk merapihkan gunungan sampah. Namun, seketika sampah alami longsor.

“Jadi kornologinya alat berat terperosok ke kubangan yang ada di TPAS Galuga dan menelan korban jiwa atas nama pak Agus,” bebernya.

Ia mengatakan, dugaan sementara faktor terjadinya longsor difaktori oleh curah hujan yang deras.

“Kejadian sekitar pukul 80:30 WIB, tiba-tiba terjadi longsor karena semalem terjadi hujan deras, sehingga genangan air menjadi faktor terjadinya longsor,” jelasnya.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa atas kejadian tersebut ini merupakan musibah dan bukan merupakan kelalayan kerja.

“Ini merupakan musibah bukan merupakan kelalayan dan setau saya ini baru pertama kali terjadi selama saya menjabat sebagi kepala desa,” tegasnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh warganya dan sejumlah pemulung di TPAS Galuga agar selalu waspada dan berhati-hati.

“Kami menghimbau kepada sejulah warga dan pemulung agar tidak mendekati alat berat serta jangan terlalu dalam saat mengambil sampah-sampah daun ulang,” tandasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================