BOGORTODAY.COM – Kehadiran tikus di rumah memang bikin pusing tujuh keliling. Selain menjijikkan dan membawa penyakit, hewan pengerat ini juga hobi merusak barang, termasuk menggigit kabel listrik.
Jangan dianggap sepele, ya! Kabel yang rusak akibat gigitan tikus bisa sangat berbahaya. Mulai dari korsleting listrik, risiko kesetrum, hingga kebakaran.
Belum lagi kalau peralatan elektronik jadi rusak—duit dan tenaga terpaksa terkuras buat memperbaikinya.
Nah, pertanyaannya: kenapa sih tikus doyan banget gigit kabel? Yuk, simak penjelasannya sekaligus cara mencegahnya.
Kenapa Tikus Menggigit Kabel Listrik?
Dilansir dari Coastal Spray, ada beberapa alasan utama tikus suka menggigit kabel:
- Insting alami
Gigi tikus tumbuh terus sepanjang hidupnya. Supaya tidak terlalu panjang, mereka perlu mengunyah benda keras—salah satunya kabel.
- Bikin jalan atau sarang
Kabel listrik sering berada di tempat gelap, tersembunyi, dan jarang tersentuh. Lokasi seperti ini ideal buat tikus bikin jalur jalan atau bahkan sarang.
- Menjaga kesehatan gigi
Dengan menggerogoti benda keras, gigi tikus tetap tajam dan tidak mengganggu aktivitas makannya.
Cara Mencegah Tikus Gigit Kabel Listrik
Kalau nggak mau pusing karena korsleting atau alat elektronik jebol, coba lakukan beberapa langkah berikut ini:
- Tutup akses masuk rumah
Periksa celah, lubang, atau retakan di rumah. Tutup rapat-rapat supaya tikus nggak punya jalan masuk.
- Jaga kebersihan
Tikus suka dengan tumpukan barang, terutama karton dan kain. Rapikan rumah dan buang barang yang berpotensi jadi sarang mereka.
- Lindungi kabel
Gunakan pelindung kabel seperti konduit plastik atau baja. Penghalang ini bikin tikus kesulitan menggerogoti kabel.
- Gunakan bahan pengusir tikus
Ada semprotan atau produk khusus pengusir tikus yang bisa dipakai di sekitar area kabel. Efektif untuk mencegah mereka mendekat.
- Rutin perawatan dan inspeksi
Cek kabel di rumah secara berkala. Kalau ada tanda-tanda gigitan tikus, segera ambil tindakan sebelum kerusakan makin parah.
Gigitan tikus pada kabel listrik bukan cuma bikin repot, tapi juga bisa memicu bahaya besar di rumah. Mulai dari korsleting, kerusakan barang, sampai kebakaran.
Dengan langkah pencegahan sederhana—menutup akses masuk, menjaga kebersihan, hingga rutin inspeksi—risiko ini bisa diminimalisir.
Jadi, jangan tunggu sampai ada “bau gosong” baru panik, ya. Lebih baik cegah dari sekarang!
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















