
BOGORTODAY.COM – Ketika hujan turun keluarga Lilis Setiawati warga Kampung Ciherang Kidul, RT 02/02, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Selalu dihantui perasaan was-was ketika rumah yang ia tinggali rawan akan roboh.
Ketakutan yang dialami Lilis tersebut bukan tanpa sebab, rumah janda lima anak ini kondisinya sangat menghawatirkan dan rawan roboh.
Untuk menghindari kerawanan, Lilis, berinisiatif memasang terpal untuk menutupi atap rumah yang sering bocor.
”Kalau turun hujan, saya bersama kelima anak kumpul bareng di ruangan yang tidak kebocoran sambil berdoa agar hujan reda dan rumah tidak roboh,” kata Lilis kepada wartawan, Kamis (21/8/2025).
Ia mengaku saat ini kondisi genteng rumah banyak yang pecah, kayu atap sudah keropos dan rumah rawan roboh.
Dirinya sudah pernah melaporkan kondisi rumah yang tidak layak dihuni ke pemerintah Desa Laladon. Namun, hingga kini belum ada perbaikan rumah.
”Atap rumah yang bocor di tutup menggunakan terpal . Ketika angin kencang, terpal tersebut terbawa angin dan rumah sering ke banjir,” ungkapnya.
Bukan tidak ingin memperbaiki rumahnya yang rusak berat akan tetapi terkendala keuangan.
Selama ini dirinya tidak memiliki penghasilan yang tetap dan hidup menjanda dengan lima anak. Untuk mencukup kebutuhan sehari – hari saja sulit.
Ia berharap ada bantuan bedah rumah dari pemerintah kabupaten Bogor sehingga tidak lagi takut rumah roboh.
”Saya selalu berdoa agar rumah bisa dibangun sehingga anak-anak bisa tidur nyenyak ketika hujan turun,” tandasnya.
Bagi HalamanWartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















