
BOGORTODAY.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mengusulkan pembangunan tempat rehabilitasi bagi Wanita Tunas Susila (WTS). Selama ini penanganan pekerja seks komersial (PSK) hasil razia masih dititipkan ke daerah lain, seperti Sukabumi dan Cirebon.
Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, mengatakan pihaknya telah mengajukan dua opsi lokasi untuk pembangunan fasilitas tersebut.
“Kalau diajukan ada dua, di Pondok Rajeg satu, di Cileungsi satu. Syukur-syukur dua-duanya, tapi kalau baru satu juga tidak apa-apa, bisa bertahap,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).
Farid menambahkan, rencana pembangunan pusat rehabilitasi masih menunggu penyelesaian detail engineering design (DED). Dari kajian itu nantinya akan diketahui kapasitas serta kebutuhan teknis pembangunan.
“Belum kelihatan, dilihat dari DED-nya dulu baru ketahuan,” katanya.
Hingga kini, Kabupaten Bogor belum memiliki rumah rehabilitasi khusus WTS, sehingga setiap penanganan pasca-razia harus disalurkan ke luar daerah.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















