
BOGORTODAY.COM – Bilqis (16), seorang santriwati Pondok Pesantren Asobiyah, tak akan melupakan peristiwa yang dialaminya yang terjadi, Minggu (7/9/2025) pagi. Ia menjadi salah satu saksi hidup tragedi ambruknya bangunan Majelis Taklim di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Balqis mengisahkan detik-detik mencekam saat bangunan tiba-tiba runtuh. Ia masih ingat jelas bagaimana suasana jamaah yang tengah berkumpul berubah menjadi kepanikan.
“Seperti kiamat gitu, orang-orang langsung pada lari dan teriak-teriak,” ucap Bilqis kepada bogortoday.com, Senin (8/9/2025).
Menurutnya, peristiwa itu terjadi tepat setelah jamaah selesai melantunkan marhaban dengan berdiri. Saat mereka kembali duduk, tiba-tiba atap bangunan roboh.
“Setelah baca marhaban diri, nah saat duduk terus ambruk,” kenangnya.
Balqis menuturkan, sekitar 300 orang jamaah hadir pada peringatan Maulid Nabi di Majelis Taklim tersebut. Mereka datang tidak hanya dari warga sekitar, tetapi juga dari berbagai daerah lain.
“Ramai sekitar 300 orang dari warga sini dan warga lainnya,” ujar Bilqis menutup ceritanya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















