Arab Saudi Hibahkan 1,65 Juta Barel Minyak Mentah ke Suriah

Arab Saudi
Ilustrasi Migas. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Arab Saudi melalui Dana Pembangunan Saudi (SFD) resmi menghibahkan 1,65 juta barel minyak mentah kepada Suriah.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh CEO SFD Sultan Al-Marshad dan Menteri Energi Suriah Mohammed Al Bashir, Jumat (12/9/2025).

Dilaporkan Forbes Middle East, hibah ini ditujukan untuk mendukung operasional kilang-kilang minyak Suriah, meningkatkan keberlanjutan keuangan, sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi negara yang hancur akibat perang berkepanjangan.

Selain itu, bantuan ini juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan di sektor-sektor utama serta memperkuat pembangunan berkelanjutan.

Komitmen Arab Saudi untuk Suriah

Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan taraf hidup rakyat Suriah sekaligus mempererat hubungan bilateral.

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

Hibah minyak tersebut disebut sebagai arahan langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman (MBS).

Bulan ini, Suriah juga mencatat tonggak bersejarah dengan mengekspor 600.000 barel minyak mentah dari Pelabuhan Tartus, pengiriman resmi pertamanya dalam 14 tahun terakhir.

Investasi dan Proyek Energi Bersama

Sebelumnya, pada Juli 2025, Arab Saudi juga sepakat mengucurkan investasi senilai US$ 6,4 miliar ke Suriah.

Dana itu dialokasikan untuk rekonstruksi infrastruktur, telekomunikasi, real estate, dan menopang stabilitas keuangan negara yang masih berupaya pulih dari konflik berdarah selama 14 tahun.

Tak hanya hibah minyak, perusahaan Arab Saudi juga mulai masuk dalam proyek energi di Suriah.

BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

Misalnya, ACWA Power akan mempelajari dan mengusulkan pembangunan energi terbarukan, meliputi proyek tenaga surya dan sistem penyimpanan hingga 1.000 MW, tenaga angin hingga 1.500 MW, serta rehabilitasi pembangkit listrik yang sudah ada.

Enam Perjanjian Tambahan

Selain hibah minyak mentah, terdapat sedikitnya enam perjanjian tambahan yang ditandatangani kedua negara.

Ruang lingkupnya meliputi eksplorasi dan pengembangan gas, pengeboran, pemrosesan gas alam, survei geofisika dan geologi, hingga analisis data seismik.

Dengan langkah ini, Arab Saudi menunjukkan peran aktifnya dalam membantu Suriah bangkit dari krisis sekaligus memperkuat posisi geopolitik dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================