PHRI Sebut Kereta Gantung Puncak Beri Efek Positif untuk Pariwisata

Kereta gantung
Kereta gantung di Puncak Bogor. Foto : Instagram @infopuncakbgr.

BOGORTODAY.COM – Rencana pembangunan kereta gantung atau Suspended String Light Rail Transport (SSLRT) di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dinilai dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus okupansi hotel.

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Boboy Riswanto mengatakan, proyek transportasi modern tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata baru.

“Bisa untuk peningkatan kunjungan wisata dan berimbas pula pada tingkat hunian kamar atau kunjungan ke hotel,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

BACA JUGA :  Uban Muncul di Usia Muda? Ini Berbagai Faktor yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Menurut Boboy, jika terwujud, jalur kereta gantung dari Rest Area Gunung Mas hingga Puncak Pass bisa menjadi ikon baru kawasan Puncak.

“Itu bisa menjadi fasilitas publik sekaligus daya jual bagi wisatawan untuk datang ke Puncak,” kata dia.

Meski demikian, Boboy menilai kereta gantung tidak akan efektif mengurai persoalan kemacetan di jalur Puncak.

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

“Permasalahan macet bukan di Puncaknya, tapi sepanjang jalur dari Gadog sampai Puncak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan kereta gantung justru bisa meningkatkan arus wisatawan.

“Kunjungan wisatawan ke Puncak akan bertambah seiring adanya kereta gantung, karena wisatawan disuguhi sesuatu yang baru,” tutup Boboy.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================