Puluhan Sekolah di Kabupaten Bogor Rusak, BPBD Catat 23 Kasus

BOGORTODAY.COM – 23 sekolah di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan akibat bencana alam maupun nonalam sepanjang Januari hingga September 2025.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyampaikan data tersebut berdasarkan rekapitulasi penanganan bencana di sektor pendidikan.

“Rekapitulasi sekolah terdampak bencana periode Januari–September,” kata Adam, Jumat (12/9/2025).

Kerusakan itu antara lain disebabkan angin kencang, tanah longsor, pergerakan tanah, hingga banjir. BPBD mencatat sekolah terdampak tersebar di sejumlah kecamatan, mulai dari Cigudeg, Ciawi, Caringin, Ciseeng, Cijeruk, hingga Cileungsi.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Beberapa di antaranya yakni Pondok Pesantren Samsul di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, yang rusak akibat angin kencang pada Januari. Lalu SDN 2 Tajur di Kecamatan Citeureup terdampak tanah longsor pada Maret. Sementara SDN Sirna Jaya 1 di Kecamatan Sukamakmur ambruk pada April.

BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

BPBD menyebut mayoritas kerusakan berada di bangunan sekolah dasar dan madrasah, disusul pondok pesantren. Hingga September, jumlah total sekolah rusak mencapai 23 unit.

Adam menegaskan, BPBD bersama dinas terkait masih melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk menindaklanjuti perbaikan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================