
BOGORTODAY.COM – Jalan yang membentang di pinggir sungai di kawasan Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian warga dan pengguna jalan.
Terletak tidak jauh dari Stasiun Cilebut, jalur ini merupakan akses vital bagi pengendara roda dua maupun empat. Namun, minimnya fasilitas pengaman seperti pagar pembatas dan penerangan membuat jalan ini berisiko tinggi terjadi kecelakaan.
Danil (40), pengemudi ojek online yang rutin melintas, menuturkan sejumlah insiden telah terjadi di jalan tersebut.
Salah satunya melibatkan seorang ibu dan anak yang terjatuh ke sungai dekat Jembatan Satu. Ada juga pengemudi ojek online yang diduga tertidur di jalan dan terperosok ke sungai.
“Kalau daerah sini sih belum ada pembatas, hanya di sebelah sana sudah ada. Korbannya ojol, jatuh ke sungai karena enggak ada pembatas jalan,” kata Danil, Rabu (10/09/2025).
Kritik juga diarahkan pada respons pemerintah yang dianggap reaktif. Menurut Danil, tindakan sebaiknya dilakukan sebelum kecelakaan terjadi.
“Setelah ada kejadian baru ada tindakan, mestinya sebelum ada kejadian sudah ada antisipasi. Trotoar diperbaiki, atau dipasang pagar bambu setelah insiden, itu sebenarnya terlambat,” tambahnya.
Selain risiko terjatuh, potensi longsor juga mengancam jalur ini. Beberapa bagian tepi jalan telah terkikis, terutama setelah hujan deras, sehingga rawan runtuh.
Longsor sebelumnya pernah menimpa area Jembatan Satu dan Jembatan Dua, bahkan hingga menyebabkan mobil terjun ke sungai.
Penerangan jalan menjadi isu tambahan. Di malam hari, pengendara hanya mengandalkan cahaya dari rumah atau toko di sekitar. Tidak adanya lampu jalan membuat pengendara baru atau yang tidak familiar dengan kondisi jalan sangat berisiko mengalami kecelakaan.
Lebar jalan yang terbatas juga menimbulkan hambatan. Kendaraan yang parkir di bahu jalan sering membuat lalu lintas sulit bersinggungan, sehingga memicu kemacetan. Dengan arus kendaraan yang padat menuju stasiun, kondisi ini semakin meningkatkan risiko kecelakaan.
Danil berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, termasuk pemasangan pembatas yang aman, perbaikan jalur rawan longsor, dan penambahan penerangan.
“Jalan ini akses utama bagi banyak orang, baik warga sekitar maupun pengunjung dari luar Bogor. Keselamatan pengguna harus jadi prioritas, mulai dari pemasangan pembatas, penerangan, hingga antisipasi bencana alam,” tutup Danil. (Mg1/Mg2)
Bagi HalamanEditor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















