Sejarah Panjang RSUD Kota Bogor jadi Pertimbangan Utama dalam Wacana Alih Kelola Pemprov

RSUD Kota Bogor
Tampak depan pintu masuk RSUD Kota Bogor. (Foto: Dok. RSUD)

BOGORTODAY.COM – Wacana pengambilalihan aset Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memunculkan beragam tanggapan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menilai wacana tersebut sebagai langkah positif, sementara DPRD Kota Bogor meminta agar rencana ini dibahas lebih mendalam mengingat sejarah panjang pengelolaan RSUD tersebut.

Dedie A. Rachim menyatakan bahwa wacana ini merupakan inisiatif dari Gubernur Jawa Barat yang masih memerlukan kajian matang dari pihak Pemprov.

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

“Kalau kajian berarti yang mengkaji pihak Pemprov, silakan saja dikaji. Menurut saya, niat baik ini menunjukkan bahwa campur tangan Pemprov dalam meningkatkan layanan kesehatan itu perlu, bukan hanya urusan Pemkot saja,” ujar Dedie, Senin (15/9/2025).

Dedie menambahkan, kehadiran Pemprov bukan hanya dalam bentuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga dukungan anggaran yang memadai. Ia mencontohkan bantuan anggaran BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat mengalami pengurangan cukup signifikan.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

“Kalau kemarin BPJS PBI ada pengurangan yang cukup besar, sampai Rp8,2 miliar. Kalau Pemprov bisa membantu menutupi kekurangan itu, masyarakat Kota Bogor tentu akan lebih terbantu dalam mendapatkan akses dan fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================