
BOGORTODAY.COM – Jahe sudah lama dikenal sebagai bumbu dapur sekaligus tanaman obat. Dalam pengobatan tradisional, jahe sering digunakan untuk meredakan berbagai keluhan, mulai dari batuk, flu, hingga masalah pencernaan.
Bahkan, Food and Drug Administration (FDA) menyatakan jahe aman dikonsumsi sebagai suplemen alami yang bermanfaat bagi kesehatan.
Konsumsi Jahe yang Aman
Meskipun tergolong aman, konsumsi jahe tetap perlu diperhatikan. FDA merekomendasikan konsumsi harian hingga 4 gram jahe segar, sementara beberapa penelitian menyarankan dosis sekitar 1.000 mg atau setara satu sendok teh jahe segar parut.
Namun, sebagian orang bisa mengalami efek samping ringan seperti perut kembung, mual, mulas, atau diare. Jahe juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah serta memiliki efek pengencer darah.
Karena itu, penderita yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau obat hipertensi disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambah asupan jahe.
Manfaat Rebusan Jahe untuk Kesehatan
Rebusan atau teh jahe, yang biasanya lebih encer, relatif memiliki risiko efek samping lebih rendah. Berikut manfaat kesehatan dari rebusan jahe menurut Healthline:
- Meredakan Mabuk Perjalanan
Senyawa aktif dalam jahe diyakini mampu memblokir reseptor otak yang memicu mual, sehingga membantu meredakan pusing dan muntah akibat mabuk perjalanan. - Mengurangi Mual Akibat Morning Sickness atau Kemoterapi
Kandungan gingerols dalam jahe terbukti membantu mengurangi mual akibat kehamilan, kemoterapi, maupun pascaoperasi. - Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
Konsumsi jahe secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko pembekuan darah, serta menurunkan kadar kolesterol. - Membantu Mengontrol Berat Badan dan Gula Darah
Jahe berperan dalam meningkatkan pembakaran lemak (termogenesis) serta membantu mengendalikan nafsu makan. Beberapa penelitian juga menyebut jahe dapat memperbaiki kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2. - Meredakan Nyeri dan Peradangan
Senyawa gingerol dan shogaol mampu menekan peradangan dan meredakan nyeri, termasuk kram menstruasi, dengan efektivitas yang sebanding dengan obat pereda nyeri. - Potensi Sifat Antikanker
Studi awal menunjukkan jahe berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker serta memicu kematian sel abnormal, meskipun uji klinis lebih lanjut pada manusia masih diperlukan. - Melindungi Kesehatan Otak
Berkat sifat antioksidan, jahe dapat membantu melawan stres oksidatif dan peradangan, dua faktor utama yang berkontribusi pada penyakit degeneratif seperti Alzheimer.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















