6 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dihangatkan Ulang

Makanan
Ilustrasi Menghangatkan Makanan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Sisa makanan sering kali jadi penyelamat di hari-hari sibuk. Praktis, hemat, dan juga membantu mengurangi pemborosan. Namun, tidak semua makanan aman untuk dihangatkan kembali.

Melansir Real Simple, sejumlah pakar keamanan pangan menyebut ada beberapa jenis makanan yang justru bisa menjadi sumber penyakit jika dipanaskan ulang secara sembarangan.

  1. Nasi

Nasi matang dapat mengandung spora bakteri Bacillus cereus yang tetap bertahan meski sudah dimasak. Spora ini bisa berkembang saat nasi disimpan, lalu memicu keracunan makanan.

BACA JUGA :  Dada vs Paha Ayam: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Jika ingin menghangatkan nasi, pastikan benar-benar panas hingga mengepul atau olah kembali menjadi nasi goreng. Simpan nasi di kulkas maksimal satu hari agar lebih aman.

  1. Telur Matang

Telur matang yang disimpan terlalu lama di kulkas berisiko mengandung Salmonella. Bakteri ini bisa bertahan meski telur sudah dimasak, lalu tumbuh kembali saat dingin.

Apabila tetap ingin memanaskan telur, suhunya harus mencapai setidaknya 74°C. Namun, lebih aman mengonsumsi telur segar yang baru dimasak.

  1. Kentang
BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Kentang rebus, panggang, maupun tumbuk bisa menjadi sarang Bacillus cereus bila dibiarkan di suhu ruang terlalu lama. Akibatnya, kentang berpotensi menimbulkan keracunan makanan.

Pastikan kentang benar-benar matang kembali jika ingin dipanaskan ulang.

  1. Bayam

Sayuran hijau seperti bayam rentan terkontaminasi E. coli. Jika bayam yang sudah dimasak disimpan dengan cara tidak tepat, lalu dihangatkan ulang, risiko pertumbuhan bakteri semakin tinggi.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================