
BOGORTODAY.COM – Sisa makanan sering kali jadi penyelamat di hari-hari sibuk. Praktis, hemat, dan juga membantu mengurangi pemborosan. Namun, tidak semua makanan aman untuk dihangatkan kembali.
Melansir Real Simple, sejumlah pakar keamanan pangan menyebut ada beberapa jenis makanan yang justru bisa menjadi sumber penyakit jika dipanaskan ulang secara sembarangan.
- Nasi
Nasi matang dapat mengandung spora bakteri Bacillus cereus yang tetap bertahan meski sudah dimasak. Spora ini bisa berkembang saat nasi disimpan, lalu memicu keracunan makanan.
Jika ingin menghangatkan nasi, pastikan benar-benar panas hingga mengepul atau olah kembali menjadi nasi goreng. Simpan nasi di kulkas maksimal satu hari agar lebih aman.
- Telur Matang
Telur matang yang disimpan terlalu lama di kulkas berisiko mengandung Salmonella. Bakteri ini bisa bertahan meski telur sudah dimasak, lalu tumbuh kembali saat dingin.
Apabila tetap ingin memanaskan telur, suhunya harus mencapai setidaknya 74°C. Namun, lebih aman mengonsumsi telur segar yang baru dimasak.
- Kentang
Kentang rebus, panggang, maupun tumbuk bisa menjadi sarang Bacillus cereus bila dibiarkan di suhu ruang terlalu lama. Akibatnya, kentang berpotensi menimbulkan keracunan makanan.
Pastikan kentang benar-benar matang kembali jika ingin dipanaskan ulang.
- Bayam
Sayuran hijau seperti bayam rentan terkontaminasi E. coli. Jika bayam yang sudah dimasak disimpan dengan cara tidak tepat, lalu dihangatkan ulang, risiko pertumbuhan bakteri semakin tinggi.
Konsumsi bayam sebaiknya sekali masak saja tanpa dipanaskan kembali.
- Makanan yang Disimpan Lebih dari 4 Hari
Banyak orang mengira makanan tetap aman jika disimpan lama di kulkas. Padahal, menurut USDA, sisa makanan hanya boleh disimpan 3–4 hari saja.
Setelah lewat dari itu, bakteri berbahaya seperti Listeria dan Staphylococcus aureus bisa berkembang meski makanan terlihat masih baik.
- Makanan yang Dibiarkan di Suhu Ruang Lebih dari 2 Jam
Makanan matang yang dibiarkan terlalu lama di meja masuk ke dalam “zona bahaya suhu” (40–60°C). Pada rentang ini, bakteri seperti Salmonella dan E. coli bisa berkembang biak sangat cepat.
Meski dipanaskan kembali, toksin yang dihasilkan bakteri tidak akan hilang. Cara paling aman adalah membuang makanan yang sudah lebih dari dua jam berada di suhu ruang.
Mengonsumsi makanan sisa memang bisa menghemat waktu dan biaya. Namun, penting memahami mana yang aman dipanaskan ulang dan mana yang berisiko.
Pastikan penyimpanan dan pengolahan dilakukan dengan benar agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















