
BOGORTODAY.COM – Upaya kolaboratif antara Polresta Bogor Kota, Forkopimda, dan masyarakat menunjukkan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, angka kriminalitas di Kota Bogor tercatat menurun hingga 18 persen, sementara aksi tawuran remaja berhasil ditekan hingga 32 persen.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, menyebut capaian ini tidak lepas dari komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi penyakit masyarakat di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (7/10/2025).
“Penurunan angka kriminalitas ini adalah bukti nyata hasil kolaborasi. Semua pihak berperan dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para relawan dan mahasiswa,” ujar Eko.
Menurutnya, miras ilegal menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya tindak kekerasan dan tawuran di kalangan remaja. Karena itu, Polresta Bogor Kota secara rutin melaksanakan patroli gabungan dan operasi pemberantasan miras.
Dalam kegiatan pemusnahan tahap ketiga tahun ini, Polresta Bogor Kota memusnahkan 38.875 botol miras hasil sitaan. Sebelumnya, pada dua periode sebelumnya telah dimusnahkan sekitar 32.000 botol.
Eko menegaskan, pihaknya akan terus membuka kanal pelaporan masyarakat, termasuk melalui layanan “Lapor Pak Kapolres”, sebagai bentuk keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Keberhasilan ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan masyarakat. Mari kita terus jaga Bogor agar tetap aman, rukun, dan kondusif,” pungkasnya.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















