
BOGORTODAY.COM – Orang yang mengalami gangguan ginjal perlu memperhatikan pola makan dengan ketat. Meski sayur dan buah dikenal menyehatkan, tidak semua aman dikonsumsi penderita gangguan ginjal — terutama yang mengandung kalium tinggi.
Menurut GoodRX, kalium merupakan elektrolit penting yang membantu kerja otot dan menjaga detak jantung tetap normal.
Namun, jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, kalium dapat menumpuk dalam darah dan menyebabkan masalah serius seperti gangguan irama jantung.
Karena itu, penting bagi penderita gangguan ginjal untuk mengenali jenis sayuran yang sebaiknya dibatasi atau dihindari.
- Kentang dan Ubi Jalar
Kentang dan ubi jalar termasuk sayuran tinggi pati sekaligus sumber kalium yang sangat tinggi.
Menurut Healthline, satu kentang panggang ukuran sedang (156 gram) mengandung sekitar 610 mg kalium, sedangkan ubi jalar panggang ukuran sedang (114 gram) mengandung 542 mg kalium.
Teknik memasak seperti merendam atau merebus dapat membantu menurunkan kadar kalium, tetapi jumlahnya tetap tergolong tinggi. Karena itu, penderita gangguan ginjal disarankan membatasi konsumsi kentang dan ubi jalar.
- Tomat
Tomat juga termasuk sayuran dengan kandungan kalium tinggi, terutama dalam bentuk saus tomat.
Satu cangkir (245 gram) saus tomat dapat mengandung hingga 728 mg kalium.
Penderita gangguan ginjal sebaiknya membatasi konsumsi saus tomat dan memilih alternatif lain seperti saus paprika merah panggang yang lebih rendah kalium. Dengan begitu, cita rasa makanan tetap lezat tanpa membahayakan fungsi ginjal.
- Bayam dan Sayuran Berdaun Hijau Gelap
Sayuran berdaun hijau seperti bayam, swiss chard, dan daun bit kaya akan mineral dan vitamin, namun juga tinggi kalium.
Dalam kondisi mentah, kandungan kalium berkisar antara 136–290 mg per cangkir (30–38 gram). Saat dimasak, volumenya menyusut tetapi kadar kaliumnya tidak berkurang.
Selain itu, sayuran ini mengandung oksalat yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Penderita gangguan ginjal sebaiknya mengonsumsi dalam jumlah kecil dan tidak terlalu sering.
- Artichoke
Artichoke merupakan sumber kalium sedang hingga tinggi, sekitar 340 mg per cangkir (artichoke kalengan).
Meski masih bisa dikonsumsi, porsinya perlu dibatasi — misalnya setengah buah artichoke yang telah direbus.
Kombinasikan dengan makanan rendah kalium seperti nasi putih atau pasta agar asupan mineral tetap seimbang.
- Kelembak Merah (Rhubarb)
Kelembak merah mengandung kadar kalsium oksalat tinggi, terutama pada daun dan batangnya.
Zat ini bisa memicu pembentukan batu ginjal dan memperburuk kondisi penderita dengan fungsi ginjal lemah. Karena itu, sebaiknya hindari konsumsi rhubarb, terutama dalam jumlah besar atau mentah.
Menjaga asupan makanan sangat penting bagi penderita gangguan ginjal untuk mencegah penumpukan kalium atau oksalat dalam tubuh.
Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menyesuaikan kebutuhan gizi harian Anda.
Dengan memilih bahan makanan yang tepat, penderita ginjal tetap bisa menikmati pola makan sehat tanpa memperparah kondisi ginjal.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















