Urban Farming Jadi Solusi DKP Kabupaten Bogor Atasi Krisis Lahan Pertanian

Urban farming
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya. Foto : Rifki Ramadhan/bogortoday.com

BOGORTODAY.COM — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor mendorong penerapan pertanian perkotaan atau urban urban farming di tengah minimnya lahan pertanian yang kian tergerus oleh pembangunan perumahan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan masyarakat di tingkat rumah tangga.

‎Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengatakan bahwa alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman menjadi tantangan utama dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Bogor.

‎“Problem utama ketahanan pangan di Kabupaten Bogor adalah tereliminasinya lahan pertanian pangan menjadi lahan pemukiman dan perumahan,” ujar Teuku, Senin (20/10/2025).

BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

‎Sebagai langkah alternatif, DKP mengusulkan agar masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan melalui kegiatan urban farming. Menurut Teuku, kegiatan tersebut dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan keluarga maupun komunitas untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

‎“Kita buat semacam urban farming yang bisa diakses masyarakat, dengan menanam sayur seperti bayam, kol, bawang, labu, serta memelihara ayam petelur dan sebagainya,” kata dia.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

‎Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Teuku, akan memberikan dukungan berupa bibit dan infrastruktur dasar agar kegiatan urban farming dapat berjalan berkelanjutan.

‎“Pemerintah akan menyalurkan bibit dan menyediakan infrastruktur agar tanaman yang ditanam masyarakat dapat tumbuh baik dan dikonsumsi sendiri,” ujarnya.

‎Upaya ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Bogor untuk memperkuat ketahanan pangan lokal di tengah berkurangnya lahan pertanian produktif.

Bagi Halaman

Editor : Rifki Ramadhan

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================