Limbah SPPG di Kota Bogor Dimanfaatkan untuk Maggot dan Pupuk Kompos

Limbah SPPG
Petugas dari DLH Kota Bogor mengolah limbah SPPG menjadi Maggot dan Pupuk Kompos. (Foto: Aditya/Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor memanfaatkan limbah atau Food Waste dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk diolah menjadi maggot dan pupuk kompos.

Program ini dilakukan bersama warga sekitar agar sisa makanan tidak dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Fungsional Pengendali Lingkungan DLH Kota Bogor, Hadi Suryana menjelaskan saat ini ada enam SPPG yang bekerja sama, yakni Bubulak 1, Bubulak 2, Pagentongan, Tajur, Paledang, dan Cibalagung. Setiap SPPG menghasilkan sampah organik sekitar 100–200 kilogram per pengangkutan, tergantung jadwal dan kesiapan dapur.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

“Sampah organik ini kami angkut sesuai jadwal, kemudian diolah di TPS3R Paledang atau rekanan TPS3R lain yang siap mengelola. Beberapa pengolah juga berada di Cipaku yang memanfaatkan limbah untuk budidaya maggot dan pupuk kompos,” jelas Hadi, Rabu (29/10/2025).

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Hadi menyebut, satu kali pengangkutan dari enam SPPG bisa mencapai hampir satu ton dengan menggunakan kendaraan pick-up. Masyarakat yang tertarik mendapatkan maggot dapat memanfaatkan fasilitas ini secara gratis, termasuk bibit dan media budidaya berupa biopon atau fiber.

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================