Ternyata Bermanfaat, Ini Alasan Kentut Penting untuk Kesehatan

Kentut
Ilustrasi Kentut. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Kentut sering kali dianggap memalukan. Suaranya bisa bikin salah tingkah, apalagi jika muncul di tengah rapat penting atau suasana yang sunyi.

Padahal, kentut adalah proses alami tubuh yang justru bisa memberi banyak informasi mengenai kesehatan pencernaan.

Melansir Good Doctor, kentut terjadi ketika sistem pencernaan memecah makanan. Gas yang dihasilkan sebagian diserap tubuh, sementara sisanya dikeluarkan melalui sendawa atau kentut.

Menahan gas terlalu lama justru dapat membuat perut kembung dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Selain itu, kentut juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang jarang disadari.

Berikut beberapa manfaat kentut bagi kesehatan, melansir Men’s Health:

  1. Menunjukkan Pola Makan Seimbang

Jika Anda rutin mengonsumsi sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian, jangan heran jika frekuensi kentut meningkat. Ini justru menandakan pola makan sehat.

Menurut ahli gizi Kelly Jones dari Kelly Jones Nutrition, gas terbentuk dari proses fermentasi karbohidrat kompleks seperti serat dan pati resisten di usus besar. Proses ini menandakan bakteri baik sedang aktif bekerja menjaga kesehatan pencernaan.

BACA JUGA :  Detoks Pascalebaran: Strategi Ampuh Menjaga Kolesterol Tetap Stabil

Sebaliknya, jarang kentut bisa menjadi tanda kurangnya konsumsi serat atau terlalu banyak mengonsumsi protein hewani dan lemak jenuh.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan keragaman bakteri baik di usus yang berperan penting untuk kekebalan tubuh dan kesehatan mental.

  1. Membantu Menjaga Kesehatan Usus Besar

Menahan kentut karena malu adalah kebiasaan yang sebaiknya dihentikan. Gas yang tertahan dapat menekan dinding usus besar, menyebabkan nyeri perut, bahkan memicu sembelit.

Jones menjelaskan bahwa menahan gas terlalu sering dapat mengganggu pergerakan usus dan meningkatkan risiko divertikulosis, yaitu munculnya kantung kecil pada dinding usus yang bisa meradang di kemudian hari.

Dengan membiarkan gas keluar secara alami, Anda membantu menjaga motilitas usus tetap lancar dan mencegah iritasi pada saluran cerna. Jika sedang berada di ruangan tertutup, lebih baik keluar sebentar ketimbang menahan kentut terlalu lama.

  1. Menjadi Petunjuk Kondisi Pencernaan
BACA JUGA :  Kebiasaan Menyimpan Handuk di Kamar Mandi Ternyata Berisiko, Ini Penjelasan Ahlinya

Kentut dapat menjadi “kode rahasia” dari tubuh tentang kondisi pencernaan. Misalnya, gas berlebihan dengan bau menyengat bisa menandakan konsumsi protein, gula, atau lemak jenuh yang terlalu tinggi.

Jika kentut terasa menyakitkan atau disertai kembung parah, bisa jadi terdapat intoleransi makanan tertentu. Jones menyarankan untuk memperhatikan makanan penyebab gejala.

Kadang, tubuh hanya butuh waktu beradaptasi terhadap makanan baru seperti kacang-kacangan atau brokoli sebelum produksi gas menjadi normal kembali.

Namun, bila keluhan tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani.

Kentut sebenarnya adalah pertanda bahwa tubuh bekerja sebagaimana mestinya. Rata-rata seseorang dapat kentut 14–23 kali sehari, dan itu sepenuhnya normal.

Jadi, tak perlu buru-buru malu jika Anda kentut. Anggap saja itu bukti bahwa pencernaan sehat dan tubuh sedang berkomunikasi dengan baik.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================