
BOGORTODAY.COM – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyoroti ancaman bencana alam seperti banjir dan pohon tumbang sebagai isu prioritas yang harus diatasi selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Kota Bogor.
Hal itu disampaikan Kapolda saat meninjau kesiapan pengamanan Nataru di Posko Terpadu Baranangsiang Polresta Bogor Kota, Kamis (11/12/2025).
Kapolda Jabar didampingi jajaran Forkopimda, termasuk Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menekankan kecepatan unit rescue dalam menanggapi insiden adalah hal terpenting.
“Dalam menghadapi bencana, yang paling penting adalah kecepatan me-rescue korban dan mengatasi halangan yang terjadi,” kata Irjen Pol Rudi Setiawan.
Iapun mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bogor yang telah mendekatkan unit penyelamatan ke titik-titik rawan.
Selain bencana, Irjen Rudi memastikan sekitar seribu petugas gabungan telah siap untuk melayani masyarakat dan mengatur kelancaran arus lalu lintas selama Nataru.
Kapolda juga meminta pengamanan gereja ditingkatkan dengan melibatkan remaja dan pengurus jemaat untuk deteksi dini orang asing.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa kota telah siap dalam operasi kemanusiaan Nataru 2025.
“Kami mendedikasikan personel Dishub, Satpol PP, Dinkes, dan sejumlah OPD lainnya. Koordinasi berjalan cukup baik. Kesiapan ini merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi antara Polda Jabar, Polresta Bogor, Dandim 0606, dan Dandenpom,” pungkas Dedie.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















