Bahaya Makan Bawang Putih Mentah yang Perlu Diwaspadai Meski Kaya Manfaat

BOGORTODAY.COM – Mengonsumsi bawang putih mentah memang dikenal memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun di balik khasiatnya, terdapat pula sejumlah efek samping yang perlu diwaspadai.

Salah satu bahaya makan bawang putih mentah yang jarang disadari adalah potensi gangguan pada sistem pencernaan.

Bawang putih merupakan bahan pangan yang mengandung allicin, yakni senyawa berbelerang yang memberikan aroma khas sekaligus manfaat kesehatan.

Seperti dikutip dari Healthline, allicin berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan jantung, membantu mengontrol gula darah, hingga melindungi fungsi otak.

Namun, kandungan allicin pada bawang putih dapat berkurang ketika dimasak, baik dengan cara ditumis, direbus, maupun dipanggang. Sebaliknya, mengonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah membuat kandungan allicin tetap terjaga sehingga manfaatnya bisa diperoleh secara maksimal.

Meski demikian, konsumsi bawang putih mentah tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Ada beberapa risiko kesehatan yang perlu diperhatikan.

Bahaya Makan Bawang Putih Mentah

  1. Masalah pencernaan

Bawang putih termasuk makanan tinggi fruktan, sejenis karbohidrat yang juga ditemukan pada bawang bombai, daun bawang, dan asparagus. Pada sebagian orang, fruktan dapat menyebabkan kembung, gas berlebih, hingga sakit perut.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Bagi penderita intoleransi fruktan, zat ini tidak terserap sempurna di usus kecil dan justru difermentasi di usus besar. Proses tersebut dapat memicu berbagai gangguan pencernaan.

  1. Bau mulut

Mengonsumsi bawang putih mentah lebih dari dua siung per hari berisiko menimbulkan bau mulut. Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa sulfur yang cukup tinggi. Senyawa tersebut lebih kuat aromanya pada bawang putih mentah dibandingkan yang sudah dimasak.

  1. Risiko perdarahan

Efek samping serius lainnya adalah meningkatnya risiko perdarahan, terutama bila bawang putih dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Bawang putih memiliki sifat antitrombotik yang dapat menghambat pembekuan darah.

Risiko ini akan lebih tinggi pada orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau akan menjalani tindakan operasi. Oleh sebab itu, konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan sebelum rutin mengonsumsi bawang putih mentah atau suplemennya.

  1. Perut mulas
BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

Bagi penderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD), bawang putih mentah dapat memperparah gejala. Bawang putih diketahui dapat menurunkan tonus sfingter esofagus bagian bawah (LES), sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan memicu mulas serta mual.

Tips Aman Mengonsumsi Bawang Putih Mentah

Agar manfaatnya tetap optimal tanpa menimbulkan efek samping, konsumsi bawang putih mentah sebaiknya dibatasi hanya 1–2 siung per hari. Sementara dalam bentuk suplemen, dosis ekstrak bawang putih yang dianggap aman berkisar hingga 3.600 miligram per hari.

Bawang putih mentah dapat dikonsumsi dengan cara diiris tipis atau langsung dikunyah. Untuk mengurangi rasa pedas dan menyengat, bawang putih bisa dikombinasikan dengan makanan lain seperti selada atau daging.

Itulah sejumlah bahaya makan bawang putih mentah yang perlu diperhatikan. Sebelum menjadikannya sebagai konsumsi rutin, terutama bagi penderita gangguan lambung atau saluran pencernaan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Dengan demikian, manfaat bawang putih bisa diperoleh secara aman dan optimal.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================