
BOGORTODAY.COM – Pemkab Bogor menyiapkan lahan seluas 56,5 hektare untuk kompleks perkantoran calon ibu kota Kabupaten Bogor Timur. Pembangunan direncanakan dimulai pada 2026 secara bertahap.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji mengatakan, kajian proses oleh ahli perencanaan telah rampung. Rencana pembangunan tersebut sudah mendapat persetujuan pimpinan daerah.
“Jadi memang ada beberapa perencanaan yang dibuat dan sudah disetujui oleh para pimpinan. Apapun itu, kita tidak menunggu moratorium atau pembukaan pemekaran,” kata Bambam, Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan, pembangunan kompleks perkantoran ibu kota Bogor Timur akan dilakukan secara bertahap mulai tahun depan. Rencananya, pembangunan akan dilaksanakan terlebih dahulu tanpa menunggu kebijakan moratorium pemekaran wilayah.
Menurut Bambam, wilayah calon ibu kota Bogor Timur akan mencakup dua lokasi yang saling terhubung, yakni Sukamakmur dan Jonggol.
“Yang jelas kalau untuk Bogor Timur rencana Sukamakmur dan di Jonggol, jadi memang akan dibuat dua kota yang terkoneksi satu sama lain,” jelasnya.
Bambam menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam pembukaan lahan tersebut. Pemkab Bogor, katanya, tidak ingin pembukaan lahan baru justru menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Yang jelas kita tidak ingin pembukaan lahan yang baru menyebabkan masalah di kemudian hari. Jadi memang kondisi lingkungan benar-benar kita jaga,” tutupnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















