Drama Klasik di Kuwait, PSG Juara Trophee des Champions Usai Tekuk Marseille lewat Adu Penalti

Lucas Chevalier tampil gemilang di adu penalti dan mengantar PSG juara Trophee des Champions. (Foto: bola.net)

BOGORTODAY.COM – Laga sarat gengsi antara Paris Saint-Germain dan Marseille kembali menyajikan drama penuh emosi. Bertempat di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, duel Trophee des Champions 2025 harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal.

PSG membuka keunggulan lebih dulu melalui Ousmane Dembele pada menit ke-13. Penyerang yang baru saja menyabet Ballon d’Or 2025 itu memanfaatkan kesalahan lini belakang Marseille dan menyelesaikan peluang dengan tenang. Gol tersebut membuat PSG lebih nyaman mengontrol permainan, meski tekanan dari rival abadi mereka tak pernah benar-benar mereda.

BACA JUGA :  Inggris Tantang Kroasia di Piala Dunia 2026, Adu Generasi Muda dan Pengalaman Jadi Sorotan

Marseille tampil agresif sepanjang pertandingan dan terus mencari celah. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-76 ketika Mason Greenwood sukses mengeksekusi penalti. Situasi semakin menguntungkan Marseille setelah Willian Pacho mencetak gol bunuh diri pada menit ke-87, membuat PSG berada di ambang kekalahan.

Namun, mental juara PSG kembali berbicara di detik-detik terakhir. Goncalo Ramos muncul sebagai penyelamat lewat gol dramatis pada menit ke-90+5 yang memaksa laga berlanjut ke adu penalti. Gol tersebut sekaligus memadamkan euforia Marseille yang sudah berada di depan mata.

BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Pada babak tos-tosan, kiper PSG Lucas Chevalier tampil sebagai pahlawan. Ia menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Marseille dan memberi keunggulan psikologis bagi timnya. Penalti penutup dari Desire Doue memastikan kemenangan 4-1 bagi PSG sekaligus mengunci gelar Trophee des Champions.

Kemenangan ini menjadi momen pembuka tahun 2026 yang manis bagi PSG. Selain membalas kekalahan dari Marseille di Ligue 1 sebelumnya, trofi ini juga mempertegas karakter mereka sebagai tim yang sulit ditaklukkan, bahkan ketika berada di ujung kekalahan.

(MG6)

Editor : Alif Luqman

Sumber : bola.net

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================