Mbappe Bela Rekannya yang Dibully Fans: Kalau Marah, Salahkan Madrid Secara Utuh

Real Madrid menang di Bernabeu, tetapi sorotan justru tertuju pada ketegangan antara suporter dan para pemain. (Foto: bola.net)

BOGORTODAY.COM – Kemenangan Real Madrid atas Levante di Santiago Bernabeu sejatinya menghadirkan tiga poin penting. Gol Kylian Mbappe dan Raul Asencio memastikan Los Blancos keluar sebagai pemenang. Namun, suasana stadion justru jauh dari kata meriah.

Alih-alih euforia, Bernabeu diliputi atmosfer tegang dan penuh kekecewaan. Pemecatan Xabi Alonso masih menyisakan luka mendalam di kalangan suporter, yang kemudian meluapkan amarah mereka kepada para pemain di lapangan.

Jika sebelumnya Vinicius Junior kerap menjadi sasaran, kini kritik meluas. Jude Bellingham dan Federico Valverde ikut menerima siulan tajam. Dua pemain yang selama ini identik dengan kerja keras dan loyalitas, mendadak dianggap sebagai bagian dari masalah internal klub.

BACA JUGA :  Lionel Messi Cetak Sejarah Baru, Jadi Pemain Pertama Tampil di Enam Edisi Piala Dunia

Isu retaknya hubungan antara pemain dan Xabi Alonso membuat sebagian fans mencari kambing hitam. Nama Bellingham bahkan disebut-sebut sebagai “pengkhianat”, sebuah label yang terasa kontras dengan statusnya sebagai idola baru Madrid dalam dua musim terakhir.

Melihat situasi tersebut, Kylian Mbappe angkat suara. Penyerang asal Prancis itu secara terbuka membela Bellingham dan menegaskan bahwa kualitas rekannya tidak perlu dipertanyakan. Mbappe mengingatkan bahwa fase sulit adalah bagian dari perjalanan setiap pemain, termasuk di klub sebesar Real Madrid.

BACA JUGA :  Inggris Tantang Kroasia di Piala Dunia 2026, Adu Generasi Muda dan Pengalaman Jadi Sorotan

Mbappe juga menekankan pentingnya kebersamaan di ruang ganti. Menurutnya, seluruh skuad berada dalam satu perahu dan bertanggung jawab bersama atas kondisi tim. Kritik, kata Mbappe, seharusnya diarahkan secara adil, bukan ditumpahkan kepada individu tertentu.

Di tengah situasi ini, Alvaro Arbeloa menghadapi tantangan besar pada awal kepemimpinannya. Ia tak hanya dituntut meraih hasil positif, tetapi juga memulihkan hubungan antara tim dan publik Bernabeu. Ujian terdekat sudah menanti di Liga Champions saat Real Madrid menghadapi AS Monaco, laga yang berpotensi menjadi penentu arah emosi suporter ke depan.

(MG6)

Editor : Alif Luqman

Sumber : bola.net

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================