SPPG Sukajaya Bantah Tuduhan Buang Limbah Sembarangan, Tapi Akui Belum Miliki Tempat Sampah Sementara

apur SPPG yang dikelola Yayasan Masyarakat Berbakti Sosial tersebut berlokasi di Kampung Sirnagalih, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Mitra pengelola menegaskan tidak pernah secara sengaja membuang limbah yang dapat mencemari air warga. foto:Ilham-Bogortoday

BOGORTODAY.COM – Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajaya membantah tudingan warga yang menyebut dapur SPPG membuang limbah dapur secara sembarangan hingga mencemari lingkungan sekitar.

Dapur SPPG yang dikelola Yayasan Masyarakat Berbakti Sosial tersebut berlokasi di Kampung Sirnagalih, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Mitra pengelola menegaskan tidak pernah secara sengaja membuang limbah yang dapat mencemari air warga.

Mitra Pemilik Dapur SPPG Sukajaya, Muhamad Hendrik, berdalih persoalan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman dan miskomunikasi antara pihak pengelola dan warga sekitar.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

“Menurut saya ini hanya salah paham dan miskomunikasi. Saya jujur, baru semalam saya bertemu langsung dengan warga yang demo. Lalu ketemu dengan Pak Dery dan satu lagi yang sempat ancam SPPG ini harus tutup sebelum pembuatan tempat sampah,” ujar Hendrik kepada BogorToday. Sabtu (31/1/2026).

Hendrik mengatakan, ia mengakui adanya kekurangan dari pihak pengelola, khususnya terkait belum tersedianya tempat penamungan sampah sementara. Namun, hal tersebut telah ditindaklanjuti.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

“Memang jujur itu kesalahan saya karena tempat sampah belum dibuat. Hari ini langsung kita buat dan kita bereskan,” katanya.

Mitra Pemilik Dapur SPPG Sukajaya, Muhamad Hendrik, berdalih persoalan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman dan miskomunikasi antara pihak pengelola dan warga sekitar. foto:Ilham-Bogortoday

Hendrik juga menjelaskan bahwa penumpukan sampah sempat terjadi karena keterlambatan pengangkutan mobil angkut dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================