Polresta Bogor Kota Gelar Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Pelanggarannya

Memasuki Hari ke-13
Ilustrasi Operasi Zebra Lodaya 2022

BOGORTODAY.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota bersiap menggelar Operasi Keselamatan 2026 sebagai langkah nyata menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Bogor. Operasi kewilayahan ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Selain untuk meningkatkan disiplin berkendara, operasi ini dilaksanakan sebagai upaya cipta kondisi (cipkon) menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Fokus utamanya adalah mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang optimal bagi seluruh pengguna jalan.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan 2026 tidak hanya menitikberatkan pada penindakan hukum, namun juga mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi masif kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

“Operasi ini adalah instrumen kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kami berharap angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan dapat ditekan, terutama saat mobilitas warga mulai meningkat menjelang bulan Ramadan,” ungkap Kompol Yudiono dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan akan mengedepankan sosialisasi, imbauan, serta penegakan hukum secara humanis. Terdapat beberapa sasaran prioritas pelanggaran yang menjadi fokus utama karena berpotensi besar memicu kecelakaan, di antaranya:

  • Pengendara yang tidak menggunakan helm standar (SNI).
  • Pengendara yang melawan arus lalu lintas.
  • Penggunaan ponsel saat berkendara.
  • Pelanggaran batas kecepatan maksimal.
BACA JUGA :  Muscab V HIPMI Kabupaten Bogor Menghangat, Tiga Nama Mulai Ambil Formulir Caketum

Kompol Yudiono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung kelancaran operasi ini dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan kolektif, bukan sekadar kewajiban formal. Dengan kedisiplinan dan kepedulian setiap pengendara, kita dapat menciptakan ekosistem lalu lintas yang aman dan tertib di Kota Bogor,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================