
BOGORTODAY.COM – Ramadan memiliki ibadah spesial yang dinanti banyak umat Muslim, yaitu salat tarawih di malam hari. Agar semakin semangat beribadah, tentu rasanya lebih nyaman jika menggunakan sajadah yang bersih dan harum.
Sajadah yang digunakan setiap hari bisa menumpuk debu, keringat, serta kotoran tanpa disadari. Karena itu, penting untuk membersihkannya secara berkala supaya tetap higienis dan awet.
Lalu, bagaimana cara mencuci sajadah dengan benar? Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti.
Cara Cuci Sajadah dengan Tepat
- Pelajari Petunjuk Pencucian
Sebelum mulai mencuci, periksa terlebih dahulu label atau petunjuk pencucian pada sajadah. Setiap sajadah bisa terbuat dari bahan berbeda, seperti katun, beludru, atau bahan sintetis, sehingga cara perawatannya pun tidak sama.
Jika ingin menggunakan cairan pembersih tertentu, lakukan uji coba terlebih dahulu pada bagian kecil yang tersembunyi untuk memastikan tidak merusak warna atau serat kain.
- Bersihkan Noda Terlebih Dahulu
Jika terdapat noda pada sajadah, bersihkan lebih dulu sebelum direndam. Gunakan cairan pembersih khusus kain atau deterjen lembut.
Oleskan cairan pada area bernoda, lalu diamkan sekitar 30 menit agar kotoran terangkat. Untuk noda yang membandel, Anda bisa membiarkannya lebih lama, bahkan semalaman, agar hasilnya maksimal.
- Rendam Sajadah
Isi ember dengan air dingin dan campurkan deterjen pakaian yang lembut. Hindari penggunaan air panas karena bisa merusak serat dan warna kain.
Rendam sajadah hingga seluruh bagian benar-benar terendam air. Diamkan selama 30 menit hingga beberapa jam, tergantung tingkat kekotorannya.
- Bilas dan Peras dengan Lembut
Setelah direndam, angkat sajadah lalu bilas menggunakan air dingin hingga sisa deterjen benar-benar hilang.
Untuk menghilangkan air berlebih, peras sajadah dengan cara digulung, bukan dipelintir. Cara ini membantu menjaga bentuk dan tekstur sajadah agar tidak rusak. Ulangi proses pembilasan jika masih terasa licin akibat deterjen.
- Jemur dengan Cara yang Tepat
Terakhir, jemur sajadah hingga kering sempurna. Anda bisa menggelarnya di tempat datar atau menggantungnya.
Jika menjemur di luar ruangan, hindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama karena dapat membuat warna sajadah memudar. Pilih tempat yang teduh namun memiliki sirkulasi udara baik.
Membersihkan sajadah secara rutin tidak hanya membuatnya tampak bersih, tetapi juga menjaga kenyamanan dan kekhusyukan saat beribadah, terutama di bulan Ramadan.
Dengan perawatan yang tepat, sajadah bisa tetap awet dan nyaman digunakan dalam waktu lama. Semoga tips ini membantu Anda menjaga kebersihan perlengkapan ibadah dan semakin semangat menjalani Ramadan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















