KPAD Bongkar Fakta Kelam di Balik Maraknya Tawuran Remaja saat Ramadan

KPAD
KPAD Bongkar Fakta Kelam di Balik Maraknya Tawuran Remaja saat Ramadan. Foto : Ist.

BOGORTODAY.COM – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor membongkar sejumlah faktor yang selama ini menjadi akar maraknya tawuran dan geng motor saat Ramadan.

Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Waspada MK, menyebut kurangnya kasih sayang dari orang tua sebagai salah satu pemicu utama perilaku negatif remaja. Ironinya, bukan soal kemiskinan, melainkan soal perhatian yang terabaikan.

“Tidak sedikit orang tua bisa memenuhi kebutuhan materi kepada anak-anaknya, tapi abai memberikan kasih sayang. Sehingga tidak terjadi komunikasi antara anak dan orang tua,” kata Waspada, Rabu (24/2/2026).

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Fakta lain yang tak kalah mengkhawatirkan adalah pengaruh gawai tanpa pengawasan. Waspada mengungkapkan, paparan konten pornografi melalui telepon genggam kerap berujung pada tindakan nyata yang meresahkan.

“Dampak konten pornografi melalui ponsel kemudian dipraktikkan dengan temannya, terjadilah kekerasan seksual antara anak,” ungkapnya.

Ketidakharmonisan keluarga juga disebut Waspada sebagai faktor yang memperparah kondisi. Tanpa fondasi keluarga yang kuat, anak-anak rentan mencari pelarian ke lingkungan yang salah, termasuk kelompok geng motor dan aksi tawuran.

Fenomena kenakalan remaja yang justru memuncak di bulan Ramadan ini, kata Waspada, sangat memprihatinkan. Ia menegaskan, peran orang tua adalah kunci utama dalam memutus mata rantai perilaku negatif tersebut.

BACA JUGA :  Ubah Kebiasaan Makan Siang, Risiko Tekanan Darah Tinggi Bisa Berkurang

“Orang tua harus meningkatkan komunikasi dengan anak, mendidik, dan membimbing mereka dengan pendekatan kasih sayang dan keramahan,” tegasnya.

Waspada juga mendorong orang tua untuk memberi ruang bagi anak menyuarakan pendapat dan aspirasinya, sebagai bentuk pengakuan atas keberadaan mereka dalam keluarga. Ia menutup pernyataannya dengan seruan yang mendasar.

“Ajarkan dan tanamkan nilai-nilai agama dan spiritual kepada anak-anak,” tuntasnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================