
BOGORTODAY.COM – Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3/2026). Mata uang Paman Sam tercatat menguat dan menembus level Rp 17.000-an di pagi hari.
Data Bloomberg menunjukkan, dolar AS menguat sekitar 0,50% ke posisi Rp 17.009. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat (6/3/2026), rupiah tercatat melemah 20 poin ke level Rp 16.925.
Pergerakan dolar AS terhadap mata uang lain bersifat variatif. Terhadap euro (EUR), dolar AS melemah 0,90%, sementara terhadap poundsterling (GBP) turun 0,89%. Kondisi serupa juga terjadi terhadap dolar Australia (AUD), yang melemah 0,84%.
Di sisi lain, dolar AS berhasil menguat terhadap yen Jepang (JPY) sebesar 0,60% dan franc Swiss (CHF) 0,79%. Namun, terhadap dolar Kanada (CAD), mata uang AS tercatat turun tipis 0,10%.
Analis pasar menilai fluktuasi ini mencerminkan sentimen global yang masih variatif, ditambah pengaruh dinamika ekonomi domestik yang turut memengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















