BOGORTODAY.COM – Di tengah memanasnya konfrontasi militer antara Teheran dengan aliansi Amerika Serikat dan Israel, otoritas Iran mulai menerapkan kebijakan perlintasan terbatas di Selat Hormuz.
Jalur perairan paling vital bagi pasokan energi dunia tersebut kini tidak ditutup sepenuhnya, melainkan dikendalikan secara selektif oleh militer Iran.
Teheran menegaskan bahwa penutupan jalur hanya berlaku bagi pihak-pihak yang dianggap sebagai “lawan”, sementara kapal dari negara netral tetap diperbolehkan melintas dengan syarat tertentu.
Prosedur Koordinasi Militer yang Ketat
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi pada Senin (16/3/2026) bahwa beberapa kapal tanker minyak telah mendapatkan izin untuk melewati celah strategis tersebut.
Senada dengan hal itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei, menjelaskan bahwa kelancaran perlintasan sangat bergantung pada koordinasi langsung dengan militer Teheran.
“Kami mengizinkan kapal dari negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik untuk melintasi Selat Hormuz, selama mereka melalui proses perizinan dan koordinasi militer yang telah ditetapkan,” ungkap Baghaei melalui media lokal setempat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















