BOGORTODAY.COM – Memilih material lantai adalah keputusan krusial dalam membangun atau merenovasi hunian. Di Indonesia, dua opsi yang paling populer adalah keramik dan granit.
Jika keramik sering memberikan sentuhan klasik atau vintage, granit kini menjadi primadona untuk menciptakan kesan modern dan mewah.
Namun, sebelum menentukan pilihan, penting untuk memahami karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing material agar sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.
- Mengenal Karakteristik Material
Berdasarkan tinjauan teknis, kedua material ini memiliki asal-usul yang sangat berbeda:
- Ubin Keramik: Umumnya terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan bahan pendukung lainnya, kemudian diproses melalui pembakaran suhu tinggi hingga menghasilkan permukaan yang keras dan mengkilap.
- Ubin Granit: Berasal dari batuan alam yang terbentuk dari pembekuan magma di dalam bumi (batuan beku). Karena sifat alaminya, banyak produk granit berkualitas tinggi yang didatangkan dari luar negeri, seperti Amerika Serikat, Australia, hingga Italia.
- Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan
Berikut adalah poin-poin pertimbangan untuk membantu Anda memilih:
Lantai Granit: Mewah dan Tangguh
Granit adalah pilihan utama bagi mereka yang mengutamakan estetika kelas atas.
- Kelebihan:
- Memberikan visual interior yang sangat elegan dan eksklusif.
- Memiliki durabilitas tinggi, sangat kuat menahan beban berat, dan tahan api.
- Kualitas material secara umum berada di atas rata-rata keramik standar.
- Kekurangan:
- Harga: Relatif lebih mahal karena ketersediaan bahan baku alam yang terbatas.
- Perawatan: Cukup menantang karena pori-porinya dapat menyerap tumpahan cairan berwarna jika tidak segera dibersihkan.
- Sensitivitas: Warnanya berisiko memudar jika terus-menerus terpapar sinar matahari langsung.
Lantai Keramik: Praktis dan Ekonomis
Keramik tetap menjadi favorit karena fleksibilitas dan harganya yang bersahabat.
- Kelebihan:
- Harga: Jauh lebih terjangkau dan tersedia dalam berbagai ukuran serta motif.
- Daya Tahan Lapisan: Permukaannya relatif lebih tahan terhadap goresan dan noda cairan.
- Kemudahan: Proses pemasangan dan perawatan harian jauh lebih praktis.
- Kekurangan:
- Masalah Popping: Keramik memiliki risiko menggelembung atau terangkat (popping) akibat pemuaian suhu atau kesalahan teknis pada adukan semen di bawahnya.
- Kesimpulan: Mana yang Harus Dipilih?
Keputusan akhir bergantung pada prioritas Anda. Jika Anda memiliki anggaran lebih dan menginginkan rumah dengan nuansa megah, granit adalah investasinya. Namun, jika Anda mencari kemudahan perawatan dengan pilihan motif yang beragam dan harga hemat, keramik adalah solusi yang paling bijak.
Apapun pilihannya, pastikan pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli agar lantai awet dan tidak mudah rusak di kemudian hari.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















