
BOGORTODAY.COM – Banyak orang merasa sayang membuang makanan yang masih tersisa. Namun, tidak semua makanan aman untuk disimpan dan dikonsumsi kembali.
Dalam beberapa kasus, kebiasaan menyimpan sisa makanan justru bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama keracunan makanan.
Kondisi ini umumnya terjadi karena makanan telah terkontaminasi bakteri, jamur, atau mikroorganisme lain.
Jika penyimpanan tidak dilakukan dengan benar, sisa makanan bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman berbahaya tanpa disadari.
Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama atau harus ditangani dengan ekstra hati-hati:
- Nasi
Nasi termasuk makanan yang sangat rentan menjadi sarang bakteri. Kandungan pati dan kelembapan di dalamnya menciptakan kondisi ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang, terutama jika dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama.
Salah satu bakteri yang sering ditemukan pada nasi adalah Bacillus cereus, yang dapat bertahan meski nasi dipanaskan kembali. Jika nasi dibiarkan dalam suhu antara 5–57 derajat Celsius, pertumbuhan bakteri bisa meningkat sangat cepat dalam waktu singkat.
Untuk mengurangi risiko, nasi sebaiknya segera didinginkan dan disimpan di kulkas maksimal dalam waktu dua jam setelah dimasak.
- Piza
Piza juga termasuk makanan yang mudah terkontaminasi jika tidak disimpan dengan benar. Selain dari adonan tepung, risiko juga datang dari bahan tambahan seperti rempah kering yang ditaburkan di atasnya.
Beberapa jenis bakteri seperti Salmonella dapat bertahan pada bahan makanan kering dan berkembang jika piza dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Meski dipanaskan kembali, tidak semua bakteri bisa hilang sepenuhnya.
Agar tetap aman, sisa piza sebaiknya langsung dimasukkan ke dalam kulkas dalam waktu maksimal dua jam dan dikonsumsi tidak lebih dari dua hari.
- Ayam
Daging ayam yang sudah dimasak memiliki risiko tinggi mengalami pembusukan. Kandungan air dan nutrisi yang tinggi menjadikannya tempat ideal bagi bakteri berkembang.
Risiko semakin besar jika ayam tidak dimasak hingga matang sempurna. Bakteri yang masih tersisa bisa terus berkembang, bahkan saat disimpan di dalam lemari pendingin.
Oleh karena itu, penting memastikan ayam dimasak hingga benar-benar matang dan disimpan dalam wadah tertutup jika ingin dikonsumsi kembali dalam waktu singkat.
Pentingnya Penyimpanan yang Tepat
Menyimpan makanan sisa sebenarnya tidak selalu berbahaya, selama dilakukan dengan cara yang benar. Pendinginan cepat, penggunaan wadah tertutup, serta batas waktu konsumsi yang jelas menjadi kunci utama menjaga keamanan makanan.
Jika ragu terhadap kondisi makanan, sebaiknya tidak mengambil risiko. Membuang makanan mungkin terasa sayang, tetapi jauh lebih aman dibandingkan harus menghadapi risiko keracunan makanan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















