
BOGORTODAY.COM – Warga Cluster Venesia, manajemen PT Sentul City, serta Karang Taruna Desa Sumur Batu dan Babakan Madang berkolaborasi menanam pohon di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) yang berbatasan langsung dengan tebing dan aliran sungai di Sentul City, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan terhadap program Bupati Bogor Rudy Susmanto yang menargetkan pembentukan hutan kota seluas minimal satu hektare di setiap kecamatan.
Pada tahap pertama, sekitar 200 pohon ditanam di kawasan RTH Cluster Venesia. Jumlah ini akan terus bertambah hingga mencapai target 2.000 pohon yang telah disiapkan, didominasi pohon buah-buahan seperti rambutan dan mangga, serta pohon kayu-kayuan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara masyarakat, pemerintah, dan swasta dalam mendukung program hutan kota Bupati Bogor.
“Setiap kecamatan harus ada hutan kota. Mudah-mudahan kawasan Sentul ini menjadi salah satu ikonnya. Kita sering mengalami longsor dan bencana alam karena kurang peduli dengan alam. Hari ini kita bersahabat dengan alam, satu-satunya cara adalah terus menanam, jangan pernah berhenti,” ujarnya.
Sogir, sapaan akrabnya juga memastikan, klaster-klaster lain di Sentul City yang memiliki fasilitas taman wajib ikut menanam dengan prinsip satu rumah satu pohon, ditanam langsung di tanah, bukan dalam pot.
Dari sisi pengembang, Maesa Putri, Investor Relations & PR Media Relations PT Sentul City menyatakan bahwa kegiatan penghijauan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mempertahankan citra kawasan berwawasan lingkungan.
“Kami ingin mengembalikan RTH sebagaimana mestinya. Ini sangat selaras dengan program PT Sentul City yang selalu berkomitmen dalam penghijauan, karena kami ingin mempertahankan apa yang sudah menjadi image kami sebagai perumahan yang mendukung green area,” kata Maesa.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus digalakkan di klaster-klaster lain di kawasan Sentul City sebagai bagian dari dukungan terhadap program Bupati Bogor.
Ketua RT 06 Cluster Venesia, Tata Djuarsa, menjelaskan bahwa lokasi tebing dipilih secara sengaja karena memiliki risiko longsor yang tinggi, terutama saat musim hujan deras.
“Dengan adanya pohon-pohon, tanah akan semakin kuat. Awalnya kami menargetkan 1.000 pohon, namun dengan dukungan DPRD, target bertambah menjadi 2.000 pohon. Kami sangat berterima kasih kepada Sentul City yang memfasilitasi ruang terbuka hijau ini,” ujarnya.
Tata menambahkan, ke depan kawasan RTH tersebut direncanakan dilengkapi jogging track sebagai ruang berkumpul dan berinteraksi antarwarga.
Ketua Karang Taruna Desa Sumur Batu, Muhammad Irfan, menyebutkan bahwa ini merupakan keterlibatan ketiga karang taruna dalam kegiatan penanaman pohon yang difasilitasi pemerintah. Mengingat Cluster Venesia masuk wilayah administratif Desa Sumur Batu, ia menegaskan komitmen karang taruna untuk terus mendukung penghijauan di fasilitas-fasilitas desa.
“Dataran di sini berhadapan langsung dengan sungai, potensi longsornya nyata. Ke depan kami juga akan melanjutkan penanaman di ruang terbuka hijau dan fasilitas-fasilitas desa lainnya di Sumur Batu,” ujar Irfan.
Editor : Bas
Wartawan : Bambang Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















