Kenapa Tubuh Ngidam Gula di Pagi Hari dan Cara Mengatasinya

Pagi Hari
Kenapa Tubuh Ngidam Gula di Pagi Hari dan Cara Mengatasinya. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Beberapa orang merasa wajib meminum kopi di pagi hari, sementara yang lain justru tergoda makanan manis. Ternyata, dorongan untuk mengonsumsi gula di pagi hari tidak hanya soal kebiasaan atau emosional, tetapi juga ada alasan biologis di baliknya.

Hubungan Kortisol dan Keinginan Gula

Tubuh secara alami meningkatkan hormon kortisol—hormon stres—antara pukul 6 hingga 9 pagi. Kortisol membantu kita bangun dan tetap waspada. Namun, peningkatan hormon ini juga merangsang produksi glukosa dari sumber non-karbohidrat di hati, sehingga kadar gula darah naik sementara.

Kadar gula yang meningkat memberi energi bagi otak setelah semalaman berpuasa. Namun, efek ini bersifat singkat. Jika tidak segera makan, kombinasi perut kosong dan kadar kortisol tinggi dapat memicu keinginan kuat terhadap makanan manis.

Selain itu, insulin mulai bekerja setelah sarapan. Jika tubuh kekurangan asupan gula dan nutrisi, kita bisa merasa lelah, mudah marah, dan otak mencari solusi cepat berupa gula atau makanan tinggi kalori.

BACA JUGA :  Tragedi Camping di Temanggung Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Penggunaan Kompor Portabel

Studi pada 2021 menunjukkan bahwa kortisol tidak hanya meningkatkan nafsu makan tetapi juga memengaruhi persepsi rasa dan sistem penghargaan di otak. Akibatnya, makanan lezat dan padat kalori menjadi lebih menggoda, terutama saat stres tinggi atau tidur kurang berkualitas.

Cara Mengatasi Ngidam Gula di Pagi Hari

Agar energi tetap stabil dan keinginan gula tidak berlebihan, beberapa langkah berikut bisa diterapkan:

  1. Sarapan dalam 30–60 Menit Setelah Bangun

Pilih menu sarapan yang mengombinasikan protein, lemak sehat, dan serat. Hindari makanan “praktis” yang meskipun berlabel sehat, seringkali tinggi gula. Pilihan sarapan rendah gula termasuk oatmeal, roti dari biji-bijian utuh, yogurt tawar dengan potongan buah, atau sereal tanpa tambahan gula.

  1. Minum Kopi Setelah Sarapan
BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

Kopi sebaiknya dikonsumsi setelah makan. Minum kopi dalam keadaan perut kosong dapat menstimulasi kortisol lebih tinggi dan berpotensi memicu masalah pencernaan atau kecemasan.

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan

Saat rasa ngidam gula muncul, cobalah minum air putih terlebih dahulu. Tubuh yang dehidrasi setelah tidur semalaman bisa memberi sinyal mirip rasa lapar atau kelelahan.

  1. Padukan Karbohidrat dengan Protein atau Lemak Sehat

Jika sarapan mengandung roti, buah, atau sereal, tambahkan protein atau lemak sehat. Hal ini membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah sehingga energi lebih stabil dan rasa lapar tidak cepat muncul.

Dengan memahami alasan biologis di balik keinginan gula di pagi hari, kita bisa memilih strategi sarapan yang lebih sehat tanpa menekan energi.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================