BOGORTODAY.COM – Kurma sering dianggap sebagai buah yang hampir tidak pernah rusak karena daya tahannya yang tinggi. Namun, pertanyaan mengenai apakah kurma bisa busuk tetap sering muncul, terutama karena buah ini dapat disimpan dalam jangka waktu lama.
Jawabannya, kurma tetap bisa mengalami kerusakan, meskipun prosesnya tidak secepat buah segar seperti apel atau pisang. Penurunan kualitas terjadi secara bertahap, mulai dari perubahan tekstur hingga rasa.
Mengapa Kurma Lebih Tahan Lama?
Daya tahan kurma dipengaruhi oleh karakteristik alaminya. Kurma memiliki kadar air yang rendah serta kandungan gula alami yang tinggi. Kondisi ini membuat pertumbuhan bakteri menjadi lebih sulit, sehingga kurma bisa bertahan lebih lama dibandingkan banyak jenis buah lainnya.
Meski demikian, kurma tetap dapat rusak jika disimpan terlalu lama atau tidak dengan cara yang benar. Biasanya, perubahan kualitas diawali dari tekstur dan rasa sebelum akhirnya muncul tanda kerusakan yang lebih jelas.
Apakah Kurma Memiliki Masa Kedaluwarsa?
Kurma tidak “kedaluwarsa” secara tiba-tiba seperti produk susu atau daging. Perubahannya berlangsung perlahan.
Selama masih terlihat normal, tidak berbau aneh, dan rasanya tidak berubah, kurma umumnya masih aman dikonsumsi, meskipun tanggal pada kemasan telah terlewati sebagai batas kualitas terbaik.
Jenis Kurma dan Daya Tahannya
Daya simpan kurma juga dipengaruhi oleh jenisnya. Kurma kering memiliki ketahanan lebih lama karena kadar airnya sangat rendah dan bisa bertahan berbulan-bulan hingga satu tahun jika disimpan dengan baik.
Sebaliknya, kurma segar seperti medjool memiliki kadar air lebih tinggi sehingga lebih cepat mengalami kerusakan.
Ciri-Ciri Kurma yang Sudah Tidak Layak Konsumsi
Agar tidak salah mengonsumsi, berikut beberapa tanda kurma yang sudah rusak:
- Perubahan tekstur: terlalu lembek, berlendir, atau justru sangat keras
- Warna tidak normal: menghitam, terlalu gelap, atau muncul bercak seperti jamur
- Bau menyengat: aroma asam, tengik, atau seperti fermentasi
- Rasa berubah: tidak lagi manis, melainkan asam atau pahit
- Adanya jamur: terlihat di dalam maupun di permukaan
- Terdapat serangga: adanya ulat atau sisa serangga
- Tampilan kusam: tidak segar dan kehilangan kilau alami
Cara Menyimpan Kurma agar Awet
Agar kualitas kurma tetap terjaga, simpan di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan udara masuk.
Jika disimpan di kulkas, kurma kering bisa bertahan hingga 6–12 bulan, sementara kurma segar sekitar 6–8 bulan. Bahkan, jika disimpan di freezer dalam wadah kedap udara, daya tahannya bisa lebih lama lagi.
Kurma memang dikenal sebagai buah yang tahan lama, tetapi bukan berarti tidak bisa rusak. Dengan penyimpanan yang tepat serta pemahaman terhadap tanda-tanda kerusakan, kurma tetap bisa dikonsumsi dengan aman dan berkualitas lebih lama.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















